Households Pay $12 Trillion a Year in Hidden Fossil Fuel Costs
New research by 350.org shows that on top of soaring energy bills, fossil fuels cost households an additional $12 trillion a year in taxpayer handouts, health impacts and extreme weather damage – equivalent to a $23 million a minute “gift to Big Oil” that costs each person on Earth $1,400 per year.
Awasi Secara Serius Konsumsi Air oleh Perusahaan
Di tengah krisis air yang terus meningkat, laporan-laporan ESG perusahaan besar tampak seperti brosur pariwisata: indah secara visual, tipis secara substansi. Air sangat jelas belum terwakili dengan baik dalam proses penetapan tujuan, analisis, atau kerangka kerja ESG.
From Bombs to Barrels: The War Profit Scandal
A coalition of 130+ civil society organizations is demanding governments to secure a permanent end to the wars in Southwest Asia and break the chains of fossil fuel dependence. The open letter highlights that in addition to thousands of civilians killed by US and Israeli bombs, millions globally are being pushed into hunger and debt because of the iron grip of oil and gas on our economies.
WMO: Iklim Bumi Semakin Tidak Seimbang
Perubahan cepat dan dalam skala besar saat ini tengah terjadi. Kecanduan dunia terhadap bahan bakar fosil semakin mengacaukan iklim dan keamanan global. Memicu perang dan bencana yang merusak lingkungan dengan dampak yang akan dirasakan oleh manusia selama ratusan bahkan ribuan tahun. Kita menghadapi kondisi darurat perang dan iklim.
One Illegal War After Another
Amerika Serikat, negara yang paling keras menyuarakan demokrasi, kedaulatan, dan hukum internasional adalah negara yang paling sering melanggarnya. Menelusuri sejarah peperangan ilegal Amerika Serikat bakal membuat kita semua sadar bahwa isi sesungguhnya benar-benar tak sesuai merk yang tertera di kemasan.
Pemanasan Global – dan Perubahan Iklim – akan Semakin Ekstrem
Percepatan pemanasan global yang signifikan ini menimbulkan kekhawatiran dan menunjukkan betapa tidak memadainya upaya yang dilakukan sejauh ini untuk memperlambat dan akhirnya menghentikan pemanasan global di bawah Persetujuan Paris.
Terbaru di Hijauku.com
PBB Adopsi Resolusi Bersejarah untuk Mengatasi Perubahan Iklim
Majelis Umum PBB (UNGA) mengadopsi resolusi "Pendapat Ahli Mahkamah Internasional terkait Kewajiban Negara terhadap Perubahan Iklim", Rabu, 20 Mei 2026. Resolusi yang disiapkan oleh Vanuatu dan beberapa negara lain ini diadopsi dengan 141 suara mendukung, 8 menentang dan 28 abstain.
Pembiayaan Bank ke Batu Bara Berpengaruh Signifikan Terhadap Perubahan Iklim
Mayoritas warga Indonesia (60%) atau tiga dari lima orang, setuju bahwa perbankan berpengaruh signifikan terhadap perubahan iklim jika terus mendanai tambang dan pembangunan pembangkit listrik batu bara.
G7 Finance Ministers Let Big Oil Off the Hook Again
While fossil fuel companies raked in billions in profits in the first quarter of 2026 amid the South-West Asia conflict, campaigners at 350.org condemn the French G7 presidency’s glaring inaction on windfall and excess profits taxes targeting the oil and gas industry.
Keuangan Inklusif sebagai Jalan Keadilan Sosial
Kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lansia, perempuan kepala keluarga, serta masyarakat miskin perkotaan sering kali menjadi kelompok yang paling terdampak ketika terjadi krisis ekonomi, bencana, maupun perubahan iklim. Ironisnya, mereka juga sering kali menjadi kelompok yang paling sulit mengakses layanan keuangan formal.
Kuda Laut Indikator Kesehatan Ekosistem Laut
Kuda laut berperan penting sebagai indikator kesehatan ekosistem laut. Keberadaan kuda laut di wilayah lamun, bakau, maupun terumbu karang menunjukkan kondisi lingkungan yang masih baik dan mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan.
Ketika Dua ‘Kaisar’ Bertemu di Beijing
Ketika di jutaan layar orang menyaksikan Donald Trump dan Xi Jinping berjabat tangan di Zhongnanhai minggu lalu, yang ada di benak saya adalah bahwa dunia bukan hanya sedang menyaksikan pertunjukan kekuasaan, melainkan juga sedang menghitung biaya dari ketidakpastian yang mereka ciptakan bersama.
Indonesia ‘Surga Ekologis’ Spesies Asing dan Invasif
Keberadaan spesies asing invasif di perairan Indonesia telah memasuki tahap yang mengkhawatirkan dan berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem secara signifikan. Tercatat sekitar 50 jenis ikan asing telah tersebar di perairan Indonesia, dengan 18 di antaranya memiliki sifat invasif.
Kemasan “Ramah Lingkungan” Terhubung dengan Deforestasi di Kalimantan
Asia Symbol di Tiongkok, yang memproduksi cardstock ‘netral karbon’, memperoleh pasokan dari pabrik pengolahan bubur kertas (pulp) Phoenix Resources International (PRI) di Tarakan, Kalimantan Utara.
BRIN: Debit Mata Air Turun, Ancam Ketahanan Air Nasional
Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan fenomena penurunan debit mata air yang kian mengkhawatirkan dan berpotensi mengancam ketahanan air nasional, khususnya di wilayah padat penduduk.
Independensi Institusi: Antara yang Terlihat dan yang Tak Terlihat
Praktik independensi seharusnya terlihat dalam struktur. Ia jelas, tertulis, dan dapat dipertahankan secara formal. Namun, di Indonesia, independensi mulai dipengaruhi oleh dinamika yang tidak selalu terlihat. oleh relasi kuasa, oleh koordinasi, dan oleh ekspektasi yang berkembang dalam sistem.
Arah Pembangunan yang Perlu Dikoreksi
Di bawah Presiden Prabowo Subianto, arah pembangunan Indonesia semakin tegas: negara harus memimpin. Proyek strategis nasional diperluas, intervensi ekonomi diperkuat, dan narasi kesejahteraan rakyat dikedepankan. Ini adalah wajah state-driven development—model yang menjanjikan lompatan cepat menuju kemakmuran.
Kemarau 2026: Cobaan bagi Petani, Berkah bagi Nelayan Indonesia
Peneliti Ahli Utama Bidang Kepakaran Oseanografi Terapan dan Manajemen Pesisir pada Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Widodo Pranowo menjelaskan bahwa awal kemarau memicu pergerakan Angin Timuran yang kuat. Angin ini mendorong massa air permukaan laut ke arah lepas pantai, yang kemudian digantikan oleh massa air dingin kaya nutrien dari lapisan yang lebih dalam.
RUU Migas Tak Boleh Kejar Tayang!
Koalisi PWYP Indonesia menilai, di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu dan ancaman krisis iklim, RUU ini tidak boleh hanya menjadi instrumen administratif, melainkan harus menjadi jawaban atas kerentanan energi nasional.
Indonesia Diminta Hadir dalam Konferensi Transisi Energi Fosil Pertama Dunia
Koalisi masyarakat sipil mendesak pemerintah untuk berpartisipasi sekaligus mengambil peran kepemimpinan dalam konferensi transisi dari energi fosil pertama di dunia yang akan diselenggarakan di Santa Marta, Kolombia pada 24–29 April.
Transisi Energi Kian Mendesak, Masyarakat Dorong Keadilan dan Transparansi
Transisi energi Indonesia berada di persimpangan jalan. Di tengah ancaman kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat dinamika Timur Tengah, kebijakan pembatalan pensiun dini Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) justru memperlambat agenda energi nasional.
From Bombs to Barrels: The War Profit Scandal
A coalition of 130+ civil society organizations is demanding governments to secure a permanent end to the wars in Southwest Asia and break the chains of fossil fuel dependence. The open letter highlights that in addition to thousands of civilians killed by US and Israeli bombs, millions globally are being pushed into hunger and debt because of the iron grip of oil and gas on our economies.
Geopolitics is Reshaping the Energy Transition
Decarbonization, renewable expansion and emissions reduction became the primary benchmarks of success. Energy was framed largely as an environmental issue, with progress measured by how quickly systems could move away from fossil fuels. That framing is now evolving.
Over $100 Billion Lost to Oil and Gas Price Spikes in First Month of Iran War
In addition to the horrific loss of human life, campaigners say the crisis highlights how dependence on fossil fuels enriches the few at the expense of the many. The analysis estimates that rising oil and gas prices have already cost consumers and businesses an additional $104.2–$111.6 billion. Impacts have been sharp and immediate, from textile factory layoffs in Bangladesh, to fuel rationing in Kenya, to a looming recession in the United States.
Three Steps Governments Can Take Now to Cut Energy Bills
As volatile energy prices continue to spike, driven in part by geopolitical instability and gas market shocks, governments face an urgent challenge: how to bring down household energy bills immediately and protect their citizens from fossil-flation making everything more expensive.
EU–US Trade Talk is Not a Trade Deal, It’s a Hostage Situation
The proposed agreement risks locking Europe into decades of fossil fuel dependency while exposing households to rising energy costs and geopolitical pressure. The warning comes amid escalating pressure from the Trump administration, which has threatened to restrict gas supplies to Europe unless the deal is agreed without amendments.
Trump’s $1 Billion “Handout to Polluters”
Trump administration will pay $1 billion to French energy giant TotalEnergies to abandon two U.S. offshore wind leases, the campaign group 350.org condemned the move as a reckless misuse of public funds that undermines clean energy progress and locks in future energy insecurity.
Indonesia Kian Rentan Siklon Tropis
Hasil riset BRIN terkini menunjukkan adanya peningkatan intensitas dan pergeseran wilayah pembentukan siklon akibat perubahan iklim dan suhu laut yang semakin hangat. Temuan ini disampaikan oleh peneliti Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Yosef Prihanto, Kamis (5/3).
BMKG: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau tahun 2026 lebih awal dibandingkan rerata klimatologinya. Kondisi ini dipicu oleh berakhirnya fenomena La Niña Lemah pada Februari 2026, yang kini telah bergeser ke fase Netral dan berpotensi menuju El Niño pada pertengahan tahun.
Bibit Siklon 90S Tumbuh di Selatan Jawa, Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi tumbuhnya Bibit Siklon Tropis 90S yang memicu peningkatan curah hujan lebat-sangat lebat di berbagai wilayah Indonesia pada 2-8 Maret 2026.
Memahami Cara Laut Menyimpan Karbon
Lautan menyimpan sekitar 25% emisi CO₂ global. Tetapi menurut laporan terbaru IOC-UNESCO, pemahaman ilmiah kita tentang proses ini masih jadi kendala, titik buta utama. Variasi pemahaman yang cukup besar sangat mempengaruhi cara pemerintah merencanakan strategi mitigasi dan adaptasi iklim.
Monsun Asia Menguat, Waspada Potensi Hujan Lebat
Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan seiring munculnya potensi peningkatan curah hujan yang akan mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 15 hingga 21 Februari 2026.
Awas, Potensi Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan Indonesia
Beberapa wilayah yang perlu diwaspadai adalah perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Pulau Jawa, serta Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa.
Memelihara Asa dan Menegakkan Disiplin Optimisme Demi Bumi Tercinta
Selamat Hari Bumi 2026. Dalam dunia yang tengah kehilangan kepercayaan pada institusi dan kesabaran pada proses yang lambat, Anis Dasgupta menawarkan sesuatu yang lebih berharga dari solusi teknis: sebuah kerangka berpikir tentang bagaimana manusia—dengan segala kerapuhan, kepentingan, dan keterbatasannya—bisa tetap memilih untuk bergerak bersama.
Awasi Secara Serius Konsumsi Air oleh Perusahaan
Di tengah krisis air yang terus meningkat, laporan-laporan ESG perusahaan besar tampak seperti brosur pariwisata: indah secara visual, tipis secara substansi. Air sangat jelas belum terwakili dengan baik dalam proses penetapan tujuan, analisis, atau kerangka kerja ESG.
Dari Padang Pasir Arizona ke Pesisir Pulau Dewata
Abigail Alling dan Mark Van Thillo, sesama biospherian yang juga direktur dari Biosphere Foundation, mendirikan Biosphere Stewardship Center di Bali Barat, dan memulai apa yang mereka sebut sebagai pendekatan ridge to reef: sebuah model konservasi yang tidak berhenti di garis pantai.
Saatnya Menanggalkan Nama Timur Tengah, Ganti Menjadi Asia Barat
Nama-nama geografis tidak pernah netral. Ketika kita menamai sebuah tempat, kita tidak sekadar menunjuk titik di peta. Kita sedang membuat pernyataan tentang siapa yang berhak mendefinisikan tempat itu, dan dari perspektif siapa ia dilihat. Kawasan yang disebut Timur Tengah ternyata bukan realitas geografis yang netral, melainkan sebuah konstruksi diskursif yang diciptakan oleh kekuatan kolonial Barat.
One Illegal War After Another
Amerika Serikat, negara yang paling keras menyuarakan demokrasi, kedaulatan, dan hukum internasional adalah negara yang paling sering melanggarnya. Menelusuri sejarah peperangan ilegal Amerika Serikat bakal membuat kita semua sadar bahwa isi sesungguhnya benar-benar tak sesuai merk yang tertera di kemasan.
Pesan di Balik ‘Hoppers’: Kisah Berang-berang yang Berang
Pixar Animation Studios membawa sensibilitas cerita yang hangat namun sangat menggigit ke dalam film animasi sains fiksi komedi ini —sebuah kepekaan yang agaknya jarang terasa di animasi besar Hollywood belakangan ini.
Dari Dolok Masihul ke Panggung Dunia
Dua sekolah di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, baru saja membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk menciptakan solusi nyata. SMA Negeri 1 Dolok Masihul dan SMA Negeri 1 Serbajadi berhasil menyabet penghargaan tertinggi dalam Kompetisi Antar Sekolah, Menjawab Tantangan Perubahan Iklim (Climate Change School Challenge Contest atau CCSCC), sebuah ajang nasional yang diikuti oleh 66 sekolah setingkat SLTA dari seluruh Indonesia.
Saatnya Menanggalkan Nama Timur Tengah, Ganti Menjadi Asia Barat
Nama-nama geografis tidak pernah netral. Ketika kita menamai sebuah tempat, kita tidak sekadar menunjuk titik di peta. Kita sedang membuat pernyataan tentang siapa yang berhak mendefinisikan tempat itu, dan dari perspektif siapa ia dilihat. Kawasan yang disebut Timur Tengah ternyata bukan realitas geografis yang netral, melainkan sebuah konstruksi diskursif yang diciptakan oleh kekuatan kolonial Barat.
Pertumbuhan Populasi dan Krisis Ekologi
Paul R. Ehrlich adalah salah satu sosok paling kontroversial sekaligus berpengaruh dalam sejarah pemikiran lingkungan modern. Ia meninggal pada 13 Maret 2026 lalu di Palo Alto, California. Seorang ilmuwan yang selama puluhan tahun berdiri di garis depan perdebatan global mengenai pertumbuhan populasi, kelaparan, dan krisis lingkungan.
One Illegal War After Another
Amerika Serikat, negara yang paling keras menyuarakan demokrasi, kedaulatan, dan hukum internasional adalah negara yang paling sering melanggarnya. Menelusuri sejarah peperangan ilegal Amerika Serikat bakal membuat kita semua sadar bahwa isi sesungguhnya benar-benar tak sesuai merk yang tertera di kemasan.
17 Maret adalah Episentrum Kebangkitan Masyarakat Adat
Di Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara (HKMAN) yang jatuh setiap tanggal 17 Maret, Komunitas Adat Nusantara mendesak Baleg DPR RI sahkan segera UU Masyarakat Adat.
Reformasi Pendanaan Pengelolaan Persampahan UPTD
Perencanaan layanan persampahan di tingkat daerah berpotensi kehilangan orientasi pada sistem layanan yang sebenarnya dan bergeser menjadi proses administratif untuk mengakses sumber pendanaan pusat. Kondisi ini perlu direformasi.









































