Menerima Keniscayaan Krisis Iklim Tanpa Menyerah

2026-09-07T09:41:11+07:007 September 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan, Laporan Utama|

Dunia tidak akan pernah kembali ke kondisi normal yang kita ketahui, apa pun yang kita lakukan sekarang. Yang masih bisa kita tentukan hanyalah seberapa tinggi puncak kenaikan suhu bumi, seberapa lama ia bertahan di sana, dan seberapa cepat ia bisa turun kembali. Setiap sepersepuluh derajat kenaikan suhu yang bisa kita hindari, akan mengurangi risiko. Setiap tahun yang dipangkas dari durasi pelampauan suhu, akan mengurangi paparan bahayanya.

UN Report Confirms World to Cross 1.5°C Warming Limit

2026-09-03T05:33:28+07:002 September 2026|Climate, English, Laporan Utama, Press Releases|

Welcome to boiling world and climate extreme planet. The world is on track to cross the 1.5°C global warming threshold, likely within the next few years, according to a major new UN Environment Programme (UNEP) report released today (2/9). Limiting Overshoot finds that even the most optimistic scenario now points to a peak temperature rise of 1.8°C.

BROJOLAN: Dunia Lebih Cepat dari Cara Kita Berpikir dan Bertindak?

2026-09-02T07:18:53+07:002 September 2026|Laporan Utama, Opini|

Setelah hampir tiga dekade akumulasi data, teknologi, kebijakan, pembiayaan, kelembagaan, dan pengalaman, apakah tekanan iklim yang kembali datang menghasilkan kerusakan yang lebih kecil, paparan manusia yang lebih rendah, pemulihan yang lebih cepat, ekosistem yang lebih sehat, dan kapasitas kelembagaan serta masyarakat yang lebih kuat? Ataukah sebaliknya?

Jikalahari Ungkap Kebakaran 583 Hektar Gambut di Konsesi Korporasi

2026-08-29T06:29:12+07:0028 August 2026|Laporan Utama, Lingkungan, Siaran Pers|

Berdasarkan analisis hotspot, citra satelit Sentinel, serta verifikasi lapangan pada 15–24 Agustus 2026, Jikalahari menemukan areal bekas terbakar seluas kurang lebih 583 hektar yang tersebar di lima konsesi korporasi, yakni PT Arara Abadi Melako, PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) Blok Mandau, PT Tani Subur Makmur, PT Sari Lembah Subur, dan PT Teguh Karsa Wana Lestari.

Gletser yang Runtuh di Nepal adalah Ulah Kita Semua

2026-08-28T11:09:48+07:0028 August 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan, Laporan Utama|

Dibanding negara-negara maju dunia yang meraih kemakmuran dengan menghasilkan polusi gas rumah kaca raksasa penyebab perubahan iklim dan pemanasan global, emisi gas rumah kaca yang diproduksi Nepal sangat rendah, bahkan nyaris tidak ada (sekitar 0,1% dari emisi gas rumah kaca global). Ironisnya, masyarakat Nepal kini harus menanggung sebagian dari akibat paling brutal dari pemanasan yang sebagian besar diciptakan di tempat lain.

Karhutla Berulang, Saatnya Revisi Total UU Kehutanan

2026-08-29T06:29:44+07:0027 August 2026|Komunitas, Laporan Utama, Lingkungan, Siaran Pers|

Koalisi #ResetKehutanan yang beranggotakan lebih dari 30 organisasi masyarakat sipil di berbagai wilayah Indonesia menegaskan peristiwa karhutla bukan sekadar fenomena alam yang disebabkan El Nino, melainkan cermin atas tata kelola kehutanan yang eksploitatif dan tidak berorientasi terhadap perlindungan lingkungan.

Go to Top