Belajar dari Blunder ‘Mengirim Oksigen ke Negara Tetangga’
Negara seharusnya tidak boleh berbicara dengan dua suara yang saling membantah, apalagi bila salah satunya terdengar seperti lelucon dan kesalahan logika. Satu kalimat di podium yang dilontarkan oleh Sang Kepala Bakom cukup untuk mengikis kepercayaan yang dibangun lewat telepon antarpemimpin negara.