Titik Balik Positif Masih Bisa Kita Ciptakan

2026-09-19T12:38:45+07:0019 September 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan, Laporan Utama|

Laporan "Positive Tipping Points" terbaru mengajukan satu pertanyaan yang mengubah seluruh cara kita menilai solusi lingkungan. Bukan lagi "apakah solusi ini berhasil?" melainkan "apakah solusi ini mampu memicu perubahan eksponensial yang mendorong dirinya sendiri sehingga menjadi berskala besar?" Pertanyaan ini jauh lebih sulit dijawab.

Belajar Berkhidmat pada Alam dari Perusahaan Jepang

2026-09-17T11:18:10+07:0017 September 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan|

Saya berharap semakin banyak perusahaan Indonesia mau belajar dari perusahaan dan bangsa Jepang—bukan untuk meniru mentah-mentah monozukuri atau nemawashi, sebab akar budaya kita berbeda, tetapi untuk menyerap kesungguhan yang sama: bahwa alam bukan sumberdaya untuk dieksploitasi, melainkan mitra yang harus dijaga keseimbangannya, dan bahwa laba sejati adalah laba yang lahir dari keberlanjutan, bukan yang mengorbankannya.

Cahaya Kecil di Tengah Dunia yang Sedang Memburuk

2026-09-12T13:37:15+07:0012 September 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan|

Setelah menyelesaikan beberapa tulisan yang agak "gelap" dalam beberapa minggu ini, adakah yang masih membuat saya bisa tersenyum, yang membuat saya menanti masa depan dengan bahagia? Saya menjawabnya dengan sesuatu yang mungkin terdengar remeh di tengah kecemasan skala planetari ini, tapi bagi saya sungguh-sungguh nyata: saya sangat bahagia menanti rilis ulang Rubber Soul, album The Beatles, pada 2 Oktober mendatang.

Ketika Skynet Berhenti Menjadi Fiksi

2026-09-11T07:13:50+07:0011 September 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan|

Hubungan antara AI dan keberlanjutan tidak bisa lagi diperlakukan sebagai topik pinggiran dalam agenda kita, atau sesuatu yang bisa ditunda sampai ada pembicara yang tepat. Ia layak duduk di meja utama, bersanding dengan krisis iklim dan ketimpangan sosial, sebagai salah satu risiko peradaban yang paling serius yang kita hadapi hari ini.

Hidup Bisa Utuh Walaupun Peradaban di Ambang Runtuh

2026-09-10T07:26:54+07:0010 September 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan|

"I Eat the Stars: How to Live Fully and Beautifully in a Collapsing World" adalah buku keempat Wilson, dan yang paling ambisius: bukan lagi soal diet atau kecemasan pribadi, melainkan soal keruntuhan sistemik yang, ia yakini, sedang berlangsung di depan mata kita, dengan kecepatan yang menakutkan bagi siapapun yang mengamatinya dari dekat.

Menerima Keniscayaan Krisis Iklim Tanpa Menyerah

2026-09-07T09:41:11+07:007 September 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan, Laporan Utama|

Dunia tidak akan pernah kembali ke kondisi normal yang kita ketahui, apa pun yang kita lakukan sekarang. Yang masih bisa kita tentukan hanyalah seberapa tinggi puncak kenaikan suhu bumi, seberapa lama ia bertahan di sana, dan seberapa cepat ia bisa turun kembali. Setiap sepersepuluh derajat kenaikan suhu yang bisa kita hindari, akan mengurangi risiko. Setiap tahun yang dipangkas dari durasi pelampauan suhu, akan mengurangi paparan bahayanya.

Go to Top