Dari Padang Pasir Arizona ke Pesisir Pulau Dewata

2026-04-05T07:22:43+07:003 April 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan, Opini|

Abigail Alling dan Mark Van Thillo, sesama biospherian yang juga direktur dari Biosphere Foundation, mendirikan Biosphere Stewardship Center di Bali Barat, dan memulai apa yang mereka sebut sebagai pendekatan ridge to reef: sebuah model konservasi yang tidak berhenti di garis pantai.

Saatnya Menanggalkan Nama Timur Tengah, Ganti Menjadi Asia Barat 

2026-03-29T10:00:57+07:0029 March 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan, Komunitas, Opini|

Nama-nama geografis tidak pernah netral. Ketika kita menamai sebuah tempat, kita tidak sekadar menunjuk titik di peta. Kita sedang membuat pernyataan tentang siapa yang berhak mendefinisikan tempat itu, dan dari perspektif siapa ia dilihat. Kawasan yang disebut Timur Tengah ternyata bukan realitas geografis yang netral, melainkan sebuah konstruksi diskursif yang diciptakan oleh kekuatan kolonial Barat.

Sansoyo Dalu: Negara yang Sibuk, Rakyat yang Ditinggal

2026-03-30T09:53:19+07:0029 March 2026|Iklim, Opini|

Perubahan iklim tidak lagi bisa disebut ancaman masa depan. Ia sudah menjadi realitas harian. Petani kehilangan pegangan karena musim tak lagi bisa dibaca. Nelayan menghadapi laut yang makin tak bersahabat. Di beberapa wilayah, air bersih mulai menjadi persoalan serius. Namun respons yang muncul masih berkutat pada proyek, program, dan seremonial.

Pertumbuhan Populasi dan Krisis Ekologi

2026-03-30T17:52:56+07:0028 March 2026|Komunitas, Opini|

Paul R. Ehrlich adalah salah satu sosok paling kontroversial sekaligus berpengaruh dalam sejarah pemikiran lingkungan modern. Ia meninggal pada 13 Maret 2026 lalu di Palo Alto, California. Seorang ilmuwan yang selama puluhan tahun berdiri di garis depan perdebatan global mengenai pertumbuhan populasi, kelaparan, dan krisis lingkungan.

One Illegal War After Another

2026-03-20T08:58:10+07:0020 March 2026|Gaya Hidup, Jalal Menulis Keberlanjutan, Komunitas, Laporan Utama, Opini|

Amerika Serikat, negara yang paling keras menyuarakan demokrasi, kedaulatan, dan hukum internasional adalah negara yang paling sering melanggarnya. Menelusuri sejarah peperangan ilegal Amerika Serikat bakal membuat kita semua sadar bahwa isi sesungguhnya benar-benar tak sesuai merk yang tertera di kemasan.

Go to Top