Negara G20 Diminta Berhenti Danai Krisis Baru
Negara anggota G20 dituntut mendanai pemulihan ekonomi yang ramah lingkungan yang tidak memicu munculnya krisis baru paska pandemi COVID-19.
Negara anggota G20 dituntut mendanai pemulihan ekonomi yang ramah lingkungan yang tidak memicu munculnya krisis baru paska pandemi COVID-19.
Sebanyak 155 perusahaan dunia, dengan kapitalisasi pasar gabungan sebesar $2,4 triliun, kembali menyeru pemerintah agar melakukan transisi dari "ekonomi abu-abu" ke ekonomi hijau.
Slogan bekerja sama untuk menyelamatkan lingkungan tak lagi menjadi mantra yang bermakna. Bekerja bersama lingkungan adalah yang utama.
Inilah masa depan yang kita inginkan paska pandemi COVID-19. Masa depan yang lebih bersih, sehat, aman dan lestari.
Pandemi COVID-19 memberikan goncangan terbesar pada sistem energi dunia dalam 70 tahun terakhir. Energi batu bara merana, sementara energi baru terbarukan kembali berjaya di 2020.
Emisi GRK akan turun 6% akibat pandemi COVID-19, hanya untuk kembali melonjak setelah pandemi usai.