Ketika Sejarah Kolonialisme Mewarnai Pertandingan, Jiwa Saya Terbelah

2026-07-09T20:23:24+07:009 July 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan|

Buat saya ada pertandingan sepakbola yang membawa beban lebih berat daripada sekadar pertandingan pada umumnya. Pertemuan Prancis melawan Maroko di perempat final Piala Dunia 2026, yang digelar di Gillette Stadium pada Kamis malam waktu setempat (Jum'at, dini hari jam 03:00 WIB), termasuk yang lebih berat itu.

Membaca Ulang Narasi Nikel, Transisi Energi, dan Keadilan di Sulawesi

2026-07-08T13:29:03+07:008 July 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan|

Di jalanan California hingga Shanghai, kendaraan listrik dipasarkan sebagai simbol penyelamatan planet. Namun, di desa-desa pesisir dan dataran rendah Sulawesi, transisi hijau itu sering kali terasa seperti bencana ekologis dan sosial yang cepat atau lambat mencekik warga.

Ketika Hukum Dirancang untuk Mengabdi pada Keberlanjutan

2026-07-06T05:39:05+07:006 July 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan|

Buku "Paradigma Hukum Baru Atasi Krisis Bumi" lebih merupakan peta arah ketimbang cetak biru legislasi yang siap pakai.  Ambisinya adalah mengubah cara berpikir, bukan menuliskan pasal demi pasal undang-undang baru. Tapi justru di situlah kekuatannya bagi Indonesia hari ini, saat hilirisasi nikel, transisi energi, dan pembangunan besar terus menekan ekosistem yang sama yang hendak dilindungi Konstitusi.

Jerman yang Pulang Kampung Cepat dan Rasa Sukacita yang Ganjil

2026-06-30T10:56:15+07:0030 June 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan|

Saya sudah jadi penggemar tim Jerman sejak kecil, jauh sebelum saya tahu apa itu geopolitik, jauh sebelum saya pernah mendengar kata ‘kolonialisme’ diucapkan dalam kalimat yang sama dengan kata ‘sepakbola’. Lalu datanglah kutukan juara dunia. Mitos lama yang sepertinya konyol tapi entah mengapa terus saja terasa benar buat Jerman.

SDGs 2030: Akankah Kita Mengoptimalkan Empat Tahun yang Tersisa?

2026-06-27T10:26:38+07:0027 June 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan, Laporan Utama|

Kabar utamanya sangat berat untuk ditelan siapapun yang memihak pada keberlanjutan. Tenggat pencapaian SDGs 2030 kini tinggal empat tahun lagi dan dunia tahu betul target tersebut sangat sulit untuk dicapai. Haruskah dunia berfokus hanya pada delapan prioritas untuk memercepat langkah, sembari membayangkan agenda pasca-2030?

Kala Jurnalis Investigatif Berbisnis Cokelat

2026-06-23T18:01:08+07:0023 June 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan|

Tony’s Chocolonely lahir bukan dari rahim mimpi seorang pengusaha kuliner yang gemar cokelat sejak masa kecil. Ia lahir dari amarah seorang jurnalis investigasi asal Belanda bernama Teun van de Keuken. Teun, atau dalam bahasa Inggris adalah Tony, yang menjadi nama depan perusahaan dan merek cokelat tersebut.

Go to Top