Pemanasan Global Geser Zona Hujan
Pemanasan global menggeser zona-zona hujan (rain belts) ke utara, memicu krisis iklim dan anomali cuaca.
Pemanasan global menggeser zona-zona hujan (rain belts) ke utara, memicu krisis iklim dan anomali cuaca.
Miliaran penduduk miskin di pedesaan menderita kerusakan lahan, menurunkan produktifitas pangan dan kualitas lingkungan.
Perusahaan dengan kinerja iklim dan karbon terbaik terbukti lebih menguntungkan dan memiliki kondisi keuangan yang lebih baik.
CEO-CEO dunia mendukung peralihan ke tata kelola perusahaan yang berkelanjutan sesuai usul Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Peralihan ke kota hijau harus menjadi peluang untuk menyelesaikan masalah ekonomi, lingkungan dan kemanusiaan.
Sistem pelabelan yang ada selama ini, membingungkan konsumen, membuat mereka lebih cepat membuang makanan.