Berangkat Bekerja Tanpa MobilMenjelang akhir pekan para pekerja di Jakarta dan sekitarnya sudah terbiasa dihantui oleh kemacetan. Jarak 30 km bisa ditempuh hingga 3 jam bahkan lebih. Upaya memerbaiki tranportasi publik terus berjalan, namun dilihat dari semakin parahnya kemacetan di Jakarta, upaya itu masih jauh dari berhasil.

Masih banyak pengguna kendaraan pribadi yang enggan beralih ke moda transportasi ini dengan berbagai alasan, mulai dari gengsi hingga alasan ketidaknyamanan menggunakan transportasi publik. Padahal di negara maju, justru masyarakatnya sudah lama meninggalkan kendaraan pribadi.

Hong Kong adalah kota dengan pengguna transportasi publik terbanyak diikuti dengan Paris, Shanghai dan Barcelona. Pengalaman di Hong Kong beberapa tahun lalu, kota ini memadukan berbagai moda transportasi yang nyaman bagi penggunanya. Ada bis tingkat (double deckers bus) seperti di Jakarta dan Semarang jaman dulu.

Ada juga trem dan subway dengan fasilitas dan akses yang nyaman. Khusus bis tingkat, ada nuansa nostalgia menaiki moda transportasi ini selain unsur hiburan atau rekreasi.

Belajar dari Hong Kong, mungkin dengan memadukan kenyamanan dan unsur rekreasi ini bisa menjadikan penduduk kota-kota di Indonesia ramai-ramai beralih ke transportasi publik. Daripada menikmati polusi dan kemacetan tiap hari. Semoga penyedia layanan transportasi publik bisa terinspirasi.

Redaksi Hijauku.com