Alasan konsumen membeli produk hijau mengalami pergeseran. Konsumen yang menyatakan membeli produk hijau karena produk tersebut lebih baik bagi kesehatan naik menjadi 20% tahun ini dibanding hanya 14% tahun lalu. Hal ini terungkap dari Annual Tork Sustainability Study ke-5 yang dirilis minggu lalu (Rabu, 5/6).

Persentase ini semakin besar pada konsumen berusia dewasa antara 18 hingga 44 tahun (naik menjadi 26%). Sementara jumlah mereka yang menyebut alasan membeli produk hijau karena produk ini lebih ramah lingkungan tidak banyak berubah dari 48% tahun lalu menjadi 47% tahun ini.

Survei ini dilakukan secara online oleh Harris Interactive pada bulan Mei 2013 dengan melibatkan 2.068 responden di AS yang berusia di atas 18 tahun.

Dari penelitian ini juga terungkap, sebanyak 78% konsumen di Amerika Serikat menyatakan, mereka akan membeli produk dan jasa hijau, naik dari hasil survei sebelumnya yang 69%.

Sebanyak 43% responden menyatakan mereka bersedia membayar lebih untuk produk hijau jika produsen bisa menjamin bahwa produk mereka diproduksi sesuai dengan etika dan proses manufaktur yang bertanggung jawab.

Menurut survei ini, anggota keluarga yang berusia di bawah 18 tahun memiliki pengaruh besar dalam menentukan produk apa yang akan dibeli oleh konsumen. Dan semakin banyak responden yang memiliki anak (78%) yang mengetahui kebenaran (atau kepalsuan) klaim produk hijau perusahaan dibanding mereka yang tidak memiliki anak (72%).

Responden yang memiliki anak juga bersedia membayar lebih mahal saat membeli produk hijau atau produk yang diproduksi sesuai etika dan proses manufaktur yang bertanggung jawab (51%). Temuan ini lebih tinggi dibanding pada mereka yang tidak memiliki anak (39%).

“Masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan saat memilih produk hijau dan saya percaya kepedulian mereka terhadap kesehatan lebih tinggi jika memiliki anak. Survey ini menunjukkan, tren ini terus berkembang dan konsumen tumbuh dengan nilai-nilai ini di masyarakat,” ujar Mike Kapalko, Sustainability Marketing Manager untuk SCA.

Redaksi Hijauku.com