IPCC: Pemanasan Global Lampaui 1,5°C. Solusi Tersedia!
Penggunaan energi kotor, alih guna lahan yang serampangan, pola konsumsi, produksi dan gaya hidup yang tidak ramah lingkungan, menjadi penyebabnya.
Penggunaan energi kotor, alih guna lahan yang serampangan, pola konsumsi, produksi dan gaya hidup yang tidak ramah lingkungan, menjadi penyebabnya.
Sejak Persetujuan Paris dari tahun 2015 hingga tahun 2020, perbankan global telah menggelontorkan kredit sebesar US$238 miliar untuk 186 perusahaan penghasil komoditas yang merisikokan hutan di seluruh dunia.
The report documents that in the six years since the Paris Agreement was adopted, the world’s 60 largest private banks financed fossil fuels with USD $4.6 trillion, with $742 billion in 2021 alone.
USAID SEGAR setuju untuk melibatkan mahasiswa yang ditunjuk oleh Fahutan UNTAN dalam beberapa kegiatan terkait tata kelola lingkungan di Kalimantan Barat.
Tim peneliti dari Universitas Vrije Amsterdam, Belanda untuk pertama kalinya berhasil menemukan pencemaran plastik dalam aliran darah manusia.
Selain untuk menghindari ancaman krisis minyak akibat invasi Rusia ke Ukraina, 10 solusi dari IEA ini juga bisa membantu mendorong aksi iklim.