PBB Ajak Dunia Promosikan Keragaman Pangan
Perserikatan Bangsa-Bangsa menyeru negara untuk memromosikan keragaman pangan dan pola makan yang berkelanjutan.
Perserikatan Bangsa-Bangsa menyeru negara untuk memromosikan keragaman pangan dan pola makan yang berkelanjutan.
Harga pangan dunia naik untuk pertama kalinya setelah turun selama tiga bulan berturut-turut akibat krisis perubahan iklim.
Riset terbaru mengungkapkan, hutan mangrove lebih efisien dalam menyimpan emisi karbon mengalahkan hutan tropis di dataran tinggi.
Pemerintah melalui Kementerian ESDM ciptakan kebijakan baru guna mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan.
Produksi pangan dunia akan terus turun dalam satu dekade ke depan, meningkatkan risiko keamanan dan kemanusiaan.
Spekulasi di pasar keuangan membawa dampak besar bagi volatilitas harga pangan dan kemanusiaan.