Krisis Iklim: Harga Pangan Dunia Mulai Naik
Harga pangan dunia naik untuk pertama kalinya setelah turun selama tiga bulan berturut-turut akibat krisis perubahan iklim.
Harga pangan dunia naik untuk pertama kalinya setelah turun selama tiga bulan berturut-turut akibat krisis perubahan iklim.
Riset terbaru mengungkapkan, hutan mangrove lebih efisien dalam menyimpan emisi karbon mengalahkan hutan tropis di dataran tinggi.
Pemerintah melalui Kementerian ESDM ciptakan kebijakan baru guna mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan.
Produksi pangan dunia akan terus turun dalam satu dekade ke depan, meningkatkan risiko keamanan dan kemanusiaan.
Spekulasi di pasar keuangan membawa dampak besar bagi volatilitas harga pangan dan kemanusiaan.
Indonesia memiliki potensi panas bumi terbesar di dunia, namun baru sedikit yang dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan.