Roadway destruction in Visakhapatnam - Indian NavyBencana alam berdampak terhadap 80 juta penduduk di Asia Pasifik dengan kerugian mencapai $60 miliar. Hal ini terungkap dari laporan ESCAP (UN Economic and Social Commission for Asia and the Pacific), lembaga sosial dan ekonomi di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dirilis Rabu, 25 Februari 2015.

Laporan ini menyatakan lebih dari separuh dari 226 bencana alam dunia terjadi di wilayah Asia Pasifik. Walaupun tahun lalu tidak terjadi bencana alam seperti tsunami maupun gempa bumi skala besar, wilayah Asia Pasifik terus diterpa oleh badai, banjir yang melintasi batas wilayah dan tanah longsor yang mendominasi 85% dari jenis bencana.

Jumlah korban bencana alam pada 2014 mencapai 6,000 jiwa dibanding 18,744 korban jiwa pada 2013 dengan pupulasi yang terdampak oleh bencana alam mencapai 79,6 juta orang.

Kerugian ekonomi dari bencana alam tersebut mencapai $59,6 miliar menggarisbawahi betapa rentannya negara-negara di Asia Pasifik terhadap bencana alam. Jumlah kerugian tersebut dipicu oleh banjir di sepanjang aliran sungai ($16 miliar), Badai HudHud di India ($11 miliar), gempa bumi Ludian di China ($6 miliar), dan badai tropis Lingling dan Kajiki di Jepang dengan jumlah keruguan mencapai $5,2 miliar.

Wilayah Asia Pasifik tidak siap dalam menghadapi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Laporan ini menyatakan, kedua bencana tersebut akan terus meningkat seiring terjadinya perubahan iklim, sehingga memerlukan pertukaran informasi dan koordinasi skala regional agar sistem peringatan dini dan evakuasi bisa berjalan lebih efektif.

Redaksi Hijauku.com