Sugar beet cossettes - SandsteinPalestina menjadi salah satu negara yang memiliki sumber tanaman pangan alternatif terbanyak di dunia.

Perang di wilayah-wilayah konflik menghancurkan spesies tanaman pangan liar yang potensial menjadi sumber pangan utama dan alternatif dunia.

Spesies-spesies tanaman pangan liar ini telah diidentifikasi oleh tim peneliti dari University of Birmingham. Hasil identifikasi ini dipresentasikan pada 3 September menjelang pelaksanaan British Science Festival. Tanaman pangan liar adalah keluarga dari tanaman pangan yang kita konsumsi saat ini yang harus dijaga guna menjamin pengembangan keanekaragaman pangan pada masa datang.

Menurut tim peneliti, spesies tanaman pangan liar ini paling banyak terdapat di wilayah Timur Tengah, di Yordania, Palestina, Israel, Syria, Libanon, Turki, Irak serta Iran.

Salah satu jenis tanaman pangan liar tersebut adalah bit gula atau sugar beet yang diramalkan menjadi sumber pangan penting bagi penduduk dunia yang populasinya terus bertambah. Tanaman ini tahan terhadap kondisi kekeringan, hama dan penyakit tanaman.

Sebanyak 173 tanaman pangan dan 1667 keluarga tanaman pangan liarnya sudah berhasil diidentifikasi oleh tim peneliti. Namun, menurut tim peneliti, sebanyak 12% dari jenis tanaman pangan liar ini terancam punah dan telah kehilangan keanekaragaman genetis mereka.

Penyebabnya adalah kerusakan habitat, alih guna lahan untuk pertanian, perang/konflik, urbanisasi dan salah kelola lingkungan. Menurut tim peneliti, hingga saat ini belum ada upaya untuk melestarikan tanaman-tanaman pangan liar ini secara sistematis guna menjamin ketahanan pangan global. Identifikasi yang dilakukan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (Food and Agriculture Organisation/FAO) dan University of Birmingham, menjadi inisiatif pertama ke arah tersebut.

Redaksi Hijauku.com