Burung dan kupu-kupu tak mampu menahan efek perubahan iklim di Eropa.

Burung dan kupu-kupu di Eropa saat ini berpindah ratusan kilometer jauhnya dari wilayah koloni mereka sebagai akibat perubahan iklim.

Selama 20 tahun terakhir kupu-kupu telah berpindah ke wilayah utara sejauh 135 kilometer dari wilayah koloni mereka, sementara burung-burung berpindah lebih jauh lagi, sejauh 200 kilometer dari wilayah aslinya.

Dengan kata lain, burung dan kupu-kupu di Eropa lebih cocok untuk hidup di wilayah utara karena efek perubahan iklim.

Hal ini terungkap dari hasil penelitian para ilmuwan Eropa yang diterbitkan di jurnal perubahan iklim, Nature, pada 9 Januari lalu.

Dampak perubahan iklim ini, sebagaimana mana dilaporkan Eurasiareview, lebih terasa pada koloni kupu-kupu yang memiliki siklus hidup lebih pendek dibanding burung.

Akibat jangka panjang dari fenomena ini masih terus diteliti oleh para ilmuwan. Penelitian yang melibatkan ribuan relawan di tujuh negara ini telah menghabiskan waktu lebih dari 1,5 juta jam untuk meneliti dua kelompok spesies tersebut. Laporan lengkap bisa dibaca di sini.

Redaksi Hijauku.com