Sebuah penelitian independen terbaru membuktikan bahwa manusia adalah penyebab utama pemanasan global. Manusia menyumbang 74% faktor penyebab perubahan iklim.

Alam hanya menyumbang seperempat (26%) dari faktor penyebab kenaikan suhu bumi yang diamati oleh para peneliti Swiss selama 60 tahun terakhir.

Laporan yang diterbitkan dalam situs Nature Geoscience Minggu lalu (4 Desember) tersebut mengonfirmasikan telah terjadi kenaikan suhu permukaan bumi sebesar lebih dari 0.5 °C sejak 1950.

Guna memisahkan faktor manusia dan alam sebagai penyebab pemanasan global, para peneliti menganalisis perubahan keseimbangan energi panas yang masuk dan keluar dari bumi.

Metode ini adalah metode baru untuk memahami penyebab fisik perubahan iklim.

Secara khusus, para peneliti menyebutkan, gas-gas rumah kaca, seperti karbon dioksida, telah menyumbang peningkatan pemanasan global sebesar 0,85 °C sejak tahun 1950.

Hasil penelitian ini hampir sama dengan hasil penelitian lain, sehingga semakin memperkuat bukti bahwa gas-gas rumah kaca, khususnya karbon dioksida (CO2) adalah penyebab terciptanya rekor pemanasan global yang terjadi dalam sepuluh tahun terakhir.

Pengaruh melonjaknya konsentrasi CO2 di udara sejak masa pra-industri terhadap peningkatan suhu permukaan bumi ini jauh lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya oleh para peneliti.

Redaksi Hijauku.com