Sepanjang hidupku, aku tak pernah menjadi seseorang yang benar-benar peduli terhadap lingkungan, sampai pada akhirnya aku mengunjungi sebuah lokasi istimewa: tempat pembuangan sampah (TPS).

Demikian curahan hati Dana Eldridge dalam tulisannya di situs Make Your Home Energy Efficient

Pernahkah Anda bertanya pada diri Anda sendiri ke mana sampah yang Anda buang berakhir. Bagi Anda yang belum tahu jawabannya, coba kunjungi Tempat Pembuangan Sampah Akhir di lingkungan sekitar.

Di sana Anda akan menyaksikan pemandangan yang tidak terbayangkan sebelumnya. Sampah rumah tangga menggunung, menumpuk tinggi, melebihi gedung bertingkat.

Sampah yang semakin hari semakin menumpuk adalah realitas pahit yang harus ditanggung oleh bumi. Jika kita tidak ingin meninggalkan tumpukan sampah di Planet Biru yang indah ini, semua orang harus berubah.

Sama seperti ketika Anda berbelanja, tanamkan dalam pikiran Anda bahwa kartu kredit bukanlah uang tunai yang bisa Anda pakai sesuka hati. Saat Anda membuang sampah, tanamkan dalam pikiran Anda bahwa sampah itu tidak akan hilang begitu saja. Di suatu tempat, sampah itu akan menumpuk, menggunung, bahkan sebagian diantaranya tak akan pernah bisa didaur ulang.

Dengan menyaksikan sendiri realitas yang terjadi di tempat pembuangan sampah akhir, Anda akan tersadar bahwa lokasi seperti itu tak lama lagi akan tidak sanggup menampung semua sampah yang dibuang sembarangan – jika tidak oleh diri Anda sendiri, oleh orang lain.

Anda mungkin juga akan terkejut menemukan benda-benda yang seharusnya masih layak pakai di tempat pembuangan sampah. Ada berbagai macam barang, seperti furnitur, yang apabila di tangan orang-orang yang kreatif, bisa diubah menjadi perabot yang berharga.

Mungkin, perabot-perabot itu bisa menjadi pelengkap ruang tamu Anda dan bisa mempercantik ruangan. Barang-barang berharga seperti ini seharusnya tidak dibuang namun didaur ulang sehingga tidak memenuhi ruang pembuangan akhir yang terus menyempit.

Pengalaman Anda ini akan menjadi lebih berharga jika Anda bisa mengajak keluarga ke tempat pembuangan sampah akhir. Anda akan bisa menanamkan kesadaran anak untuk menjaga lingkungan sejak dini, dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Kabar baiknya, Anda tidak perlu berulang kali mengunjungi tempat pembuangan sampah akhir. Cukup satu kali, cara pandang Anda mengenai sampah pasti akan berubah.

Dan bicara mengenai sampah, jangan hanya berpikir efeknya secara lokal, berpikirlah secara global. Berpikirlah betapa besar perubahan yang bisa terjadi jika semua orang bisa mendaur ulang sampah rumah tangga mereka dan tidak membuang sampah sembarangan.

Jika tidak berfikir secara global, kita akan jauh tertinggal dengan komunitas lain di dunia. Dengan mengajak anak melihat realitas di tempat pembuangan sampah, hal itu akan membantu mereka menjadi agen-agen perubahan pada masa datang.

Redaksi Hijauku.com