Ketika Objektivitas Jurnalisme Ditembak Mati oleh Israel

2026-06-20T13:37:57+07:007 May 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan|

Di tengah lanskap media global yang semakin menyempit hingga Mei 2026 ini, pertanyaan mengenai siapa yang memiliki narasi kini bertransformasi menjadi pertanyaan yang lebih eksistensial: apakah kebenaran masih memiliki ruang untuk bernapas tanpa izin dari pemilik modal?

Membayangkan Kerjasama Indonesia – Tiongkok dalam Memajukan Keberlanjutan

2026-06-20T13:38:22+07:0030 April 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan|

Indonesia dan Tiongkok membutuhkan platform tetap yang mengubah kerja sama dari pola project-by-project menjadi ekosistem inovasi yang terukur, transparan, dan berakar pada kapasitas lokal. Sebuah ruang di mana kebijakan bertemu bukti lapangan, di mana riset universitas bertemu kebutuhan industri, dan di mana pembiayaan hijau tidak lagi dipandang sebagai utang semata, melainkan sebagai investasi bersama.

Memelihara Asa dan Menegakkan Disiplin Optimisme Demi Bumi Tercinta

2026-06-20T13:38:36+07:0022 April 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan|

Selamat Hari Bumi 2026. Dalam dunia yang tengah kehilangan kepercayaan pada institusi dan kesabaran pada proses yang lambat, Anis Dasgupta menawarkan sesuatu yang lebih berharga dari solusi teknis: sebuah kerangka berpikir tentang bagaimana manusia—dengan segala kerapuhan, kepentingan, dan keterbatasannya—bisa tetap memilih untuk bergerak bersama.

Ketika Bom Menghancurkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

2026-03-20T08:40:04+07:0010 March 2026|Ekonomi, Jalal Menulis Keberlanjutan, Opini|

Selagi dunia berdebat soal rezim iklim dan target kemiskinan global, dua kekuatan jahat bernama Israel dan Amerika Serikat membakar habis prasyarat paling fundamental dari semua itu: perdamaian. Siapapun bisa melihat ironi yang saat ini sedang terjadi.

Keniscayaan ‘Degrowth’ dan Perkembangan Perusahaan

2026-02-09T14:37:17+07:009 February 2026|Bisnis, Ekonomi, Investasi, Jalal Menulis Keberlanjutan, Laporan Utama, Opini|

Ketika manusia sudah mengonsumsi 1,8 kali lipat lebih banyak dari yang disediakan bumi, tak ada jalan lain, cepat atau lambat selain "degrowth".  Kita bisa memilih secepatnya melakukan itu, dengan terencana; atau terus menundanya hingga dipaksa oleh hukum alam.

Hutan Karbon: Kompleksitas Lapangan dan Janji-Janji yang Diingkari

2026-01-09T07:57:55+07:0028 December 2025|Jalal Menulis Keberlanjutan, Opini|

Sebagai negara dengan hutan tropis terbesar ketiga di dunia, Indonesia memiliki posisi tawar yang luar biasa dalam tata kelola karbon global. Dari Kapuas Hulu sampai Sorong, masyarakat lokal terus dibanjiri janji-janji—baik dari pemerintah, investor, maupun NGO—bahwa menjaga hutan akan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang. Tetapi janji-janji itu tak kunjung datang.

Go to Top