Angin Pasok 18% Energi Dunia pada 2050
Energi angin berpotensi memasok hampir seperlima (18%) energi dunia pada 2050.
Energi angin berpotensi memasok hampir seperlima (18%) energi dunia pada 2050.
Efisiensi energi memiliki manfaat ekonomi yang setara dengan manfaat energi terbarukan dan bahan bakar fosil.
Asia Tenggara masih akan terus tergantung pada bahan bakar fosil. Indonesia menjadi salah satu pemasok sekaligus pengimpor utamanya.
Peralihan ke energi dan sistem transportasi hijau membuka lapangan kerja baru sekaligus menjadi solusi masalah lingkungan.
Dunia terus mendukung produksi energi baru dan terbarukan (EBT) dengan menciptakan kebijakan-kebijakan baru yang kondusif.
Ilmuwan dari University of Basel berhasil menemukan bahan baku alternatif untuk panel surya.