Oleh: Swary Utami Dewi *

Grindelwald adalah desa yang memiliki luasan wilayah 171,3 km². Desa ini dihuni lebih dari 3.800 jiwa. Desa yang terletak di Swiss ini dikelilingi pegunungan megah. Juga ditemui laut biru cantik di beberapa bagian desa ini. Salah satu puncak gunung yang paling terkenal di sini adalah Gunung Eiger, yang menjadi inspirasi bagi merek ternama yang menyediakan perlengkapan mendaki gunung dan jelajah alam lainnya, yakni Eiger. Semua keindahan Desa Grindelwald dikisahkan dengan sangat menarik pada kegiatan Jalan-Jalan Virtual Komunitas Immersiva, pada 1 Mei 2021. Meidi yang pernah menginjak tempat eksotis ini langsung menjadi pemandu.

Meidi memaparkan bahwa Grindelwald, yang menjadi salah satu lokasi wisata andalan Swiss, kapan pun didatangi selalu ciamik. Meidi yang datang ke desa ini saat musim dingin menceritakan bagaimana rumah-rumah di desa yang ketika itu sedang tertutup salju di beberapa bagian, makin terlihat cantik. “Duh, menggemaskan seperti rumah-rumah dalam dongeng,” tuturnya tersenyum. Saat malam tiba, lampu-lampu menyala dan membuat Grindelwald memang terlihat bak negeri dongeng. Selain itu, Meidi menyarankan jika datang berkunjung saat musim salju, jangan lewatkan kesempatan bermain ski.

Jika pada musim dingin, Grindelwald menjadi tujuan turis untuk bermain ski, maka saat musim panas kegiatan yang lazim dilakukan adalah mendaki gunung. Grindelwald memang menjadi basis untuk pendakian ke Gunung Eiger yang legendaris itu.

Hal menarik lainnya, meski disebut desa, ternyata Grindelwald memiliki fasilitas publik yang sudah modern yang memudahkan mobilitas bagi siapapun yang ingin menjelajah desa dan wilayah sekitarnya. Meidi memberi contoh bahwa pengunjung bisa menggunakan stasiun kereta gantung, dari tiitik yang disebut “First”, untuk mencapai area pendakian. Kereta gantung ini juga bisa mengantar wisatawan menjelajah lebih jauh ke “Cliff Walk by Tissot”, yang terkenal sangat spektakuler. Di sini kita bisa berjalan kaki melewati jalur yang dibangun di sepanjang dinding tebing pegunungan yang bersisian langsung dengan jurang-jurang dalam. Sungguh pengalaman yang menantang mengingat tingginya pegunungan yang ada di Grindelwald ini. “Bayangkan sensasinya ketika berjalan di sisi gunung yang tinggi sambil melihat pemandangan luas ke lembah dan lereng gunung yang indah,” papar Meidi.

Dalam jalan-jalan virtual ini, Meidi juga menuturkan bahwa Grindelwald juga merupakan pintu gerbang bagi mereka yang ingin mencicipi nuansa salju abadi di Jungfrau. Sebagai informasi, Jungfrau (yang dalam bahasa Jerman memiliki arti “maiden/virgin“, merupakan salah satu puncak dari pegunungan Alpen Bernese.

Tidak kalah menarik, dari Desa Grindelwald, pengunjung juga bisa mengakses Jungfraujoch, yang merupakan stasiun kereta api tertinggi di Eropa. Pemandangan dari Jungfraujoch tentunya juga sangat menakjubkan. Demikian pula pemandangan di sepanjang perjalanan menuju lokasi unik ini.

Ah. Pesona Grindelwald memang tiada habisnya.

–##–

* Swary Utami Dewi adalah anggota Komunitas Jalan-Jalan Virtual Immersiva, Pegiat Perhutanan Sosial, Board Kawal Borneo.