Installing Solar Panels - Energy Govt - Wikimedia CommonsIndonesia berada di posisi keenam, negara dengan tenaga kerja energi terbarukan terbanyak.

Industri energi terbarukan saat ini telah menyerap 7,7 juta tenaga kerja di seluruh dunia. Jumlah ini naik dari angka 6,5 juta pekerja tahun lalu. Hal ini terungkap dalam laporan International Renewable Energy Agency (IRENA) berjudul “Renewable Energy and Jobs – Annual Review 2015″, yang dirilis di New York, 19 Mei 2015.

Laporan tahunan ini untuk pertama kalinya juga memberikan perkiraan jumlah tenaga kerja langsung yang terserap oleh industri pembangkit listrik tenaga air skala besar yang diperkirakan mencapai 1,5 juta orang.

Menurut Adnan Z. Amin, Direktur Jenderal IRENA industri energi terbarukan terus menjadi penyedia lapangan kerja skala global membawa manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. “Kenaikan ini didorong oleh terus berkurangnya biaya teknologi energi terbarukan yang membuka lapangan kerja di bidang pemasangan, operasi dan perawatan. Tren kenaikan ini diperkirakan akan terus berlanjut saat industri energi terbarukan semakin kompetitif.”

Negara-negara di Asia memimpin penciptaan lapangan kerja di industri energi terbarukan ini. Lima dari 10 negara dengan tenaga kerja di industri energi terbarukan terbanyak berada di Asia. Kabar baiknya, Indonesia adalah salah satu diantaranya bersama China, India, Jepang dan Bangladesh.

Walaupun jumlah lapangan kerja energi terbarukan di Uni Eropa dan Amerika Serikat terus bertambah, namun komposisinya terus berkurang dari 31% penyumbang tenaga kerja pada 2012 menjadi hanya 25% saat ini.

REJobs2015_Infographic_2Sepuluh negara dengan tenaga kerja di bidang energi terbarukan terbanyak secara berurutan adalah China, Brasil, Amerika Serikat, India, Jerman, Indonesia, Jepang, Perancis, Bangladesh dan Kolombia.

Industri sel surya menjadi sektor energi terbarukan penyumbang lapangan kerja terbanyak di dunia dengan 2,5 juta lapangan kerja, diikuti oleh biofuel cair dengan 1,8 juta lapangan kerja dan energi angin yang melampaui 1 juta lapangan kerja untuk pertama kalinya tahun ini.

Semua sektor di industri terbarukan mengalami kenaikan jumlah lapangan kerja yang mereka sediakan termasuk surya, angin, biofuel, biomassa, biogas dan pembangkit listrik tenaga air skala kecil.

Redaksi Hijauku.com