Jakarta, 23 Juni 2022 – “Kemarin (22 Juni 2022), Sekretaris Pers Kementerian Luar Negeri Jepang Hikariko Ono mengumumkan penangguhan Official Development Assistance (ODA) Jepang untuk pembangkit listrik tenaga batu bara di Indonesia dan Bangladesh,” ujar 350.org Indonesia Team Lead Firdaus Cahyadi, “Keputusan tersebut menghentikan dukungan keuangan Jepang untuk pembangkit listrik tenaga batu bara Matarbari Bangladesh fase 2 dan pembangkit listrik tenaga batu bara Indramayu di Indonesia.”

Hal ini terjadi, menurut Firdaus Cahyadi, setelah meningkatnya tekanan internasional pada Jepang untuk menyelaraskan dengan keputusan G7 tahun lalu untuk mengakhiri semua bantuan untuk pembangkit listrik tenaga batu bara baru. “Padahal, sebelumnya Jepang bersikeras bahwa Matarbari dan Indramayu adalah kasus yang sedang berlangsung dan dibebaskan dari perjanjian G7,” jelasnya, “Ini adalah kemenangan bagi masyarakat Matarbari dan Indramayu yang terus-menerus menentang pembangunan, dan menderita dampak negatif kesehatan dan mata pencaharian dari kedua pembangkit listrik tersebut.”

Bukan hanya itu, lanjut Firdaus Cahyadi, penghentian Ini juga merupakan indikator pentingnya tekanan internasional dan kerja sama global yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengakhiri ekstraksi bahan bakar fosil baru dan dengan cepat menghentikan proyek-proyek yang ada. “Namun, sangat penting untuk memastikan PLTU Matarbari dan Indramayu tidak diganti dengan solusi palsu, seperti gas,” jelasnya, “Kami menyambut baik keputusan dari Jepang, dan bersikeras untuk mengakhiri sepenuhnya pendanaan negara untuk proyek bahan bakar fosil di luar negeri. Kami berharap pengumuman ini akan menciptakan efek bola salju untuk proyek serupa dan mengakhiri era energi kotor di Indonesia, dan seluruh dunia.”

Hal yang sama juga diungkapkan Jeri Asmoro Digital Campaign 350 Indonesia. “Ini adalah kabar baik bagi gerakan iklim dan khususnya bagi masyarakat yang terkena dampak di Indramayu yang berjuang secara konsisten untuk menghentikan perluasan pembangkit listrik tenaga batu bara,” jelasnya,” Tapi pertarungan tidak berakhir di sini. Kami akan memantau pengumuman ini, dan akan memastikan pembangkit listrik tenaga batu bara tidak hanya diganti dengan solusi palsu seperti gas atau turunan dari batu bara.”

Kontak media:

Firdaus Cahyadi, 350.org Indonesia Team Lead, email: firdaus.cahyadi@350.org, HP:081513275698