20140531_085131 (500x375)Humas A 2011 Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran sedang mengusung gerakan bernama Jatinangor Tanpa Plastik (Japlas). Japlas merupakan social environmental campaign dengan slogannya yang khas, “Satu Plastik Seribu Tahun”. Bekerjasama dengan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik dan Badan Pengelola Lingkungan Hidup Jawa Barat, Jatinangor Tanpa Plastik telah menyelesaikan salah satu rangkaian pre-eventnya, yaitu Japlas Rush. Japlas Rush merupakan acara dengan konsep penggabungan “Amazing Race” dan “Running Man”. Tujuan dari acara ini adalah untuk menyadarkan peserta akan bahaya penggunaan plastik melalui sebuah acara pemecahan misi yang menyentuh sisi education dan entertainment.

Japlas Rush telah berhasil dilaksanakan dengan meriah hari ini, 31 Mei 2014. Event yang telah dimulai sejak pukul 06.30 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB juga mendapatkan antusiasme dan semangat yang tinggi dari para peserta. Sebanyak 11 kelompok telah bergabung dalam permainan yang menyadarkan peserta akan bahaya penggunaan plastik melalui sebuah acara pemecahan permainan yang menyentuh sisi education dan entertainment. Tim yang berhasil memenangkan juara pertama dengan hadiah sebesar satu juta rupiah ialah Real Azmi Izzatillah, Cica Hastuti, dan Ajiz Ahmad. Juara kedua dengan hadiah sebesar Rp 500.000,00 diraih oleh Chintia Putri N.S, Karina Isna Irawan, I Made Sutrisna Adi, serta juara ketiga ialah Bretty Sari Olivia, Ricky Sihombing, dan Chandra Silitonga dengan hadiah sebesar Rp 250.000,00.

Selain ketiga tim yang menjadi pemenang, terdapat juga satu tim yang memenangkan gelar tim favorit berdasarkan voting atas aspek kekompakan dan kreativitas, yel-yel dan juga semangat yaitu tim yang terdiri dari Abdul Azis Fikri, M. Hafizhudin, dan Ary Sona Wijaya.

Seluruh peserta telah melalui track yang dimulai dari start line di Brooklyn Kampus Unpad Jatinangor kemudian melalui 4 pos dan kemudian kembali menuju finish line di Brooklyn. Pos 1 merupakan Pos “Jugijagijug”, Pos 2 adalah Pos “Sekali Plastik, Tetap Plastik”, Pos 3 adalah Pos “Tendangan Ronaldo”, dan Pos terakhir adalah Pos “Jika Aku Menjadi Bumi”. Masing-masing pos mempunyai esensi tersendiri yang erat kaitannya dengan penggunaan plastik dalam kehidupan manusia. Salah satu contoh esensi yang ditanamkan adalah esensi dari dimana “Daun bisa menjadi pupuk, kertas bisa dipakai ulang, plastik akan tetap menjadi plastik. Masih mau menggunakan plastik lagi kalau ada solusi yang lebih membantu, seperti pakai tumblr, tempat makan, dan tottebag?”.

Di akhir acara, peserta telah diberikan “Lembar Komitmen Agen Japlas”, yaitu lembar yang berisikan komitmen dan tanda tangan untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Penanaman esensi dan Ikrar dari Lembar Komitmen Agen Japlas ini dapat melekat lebih lama dan menyadarkan peserta akan bahaya plastik dan bagaimana alternatif penggunaannya demi bumi yang lebih baik.

Hal yang mendorong agar dilakukannya beragam rangkaian dalam campaign ini ialah karena keinginan mahasiswa Humas A 2011 untuk berkontribusi aktif menarik partisipasi masyarakat Jatinangor dalam aksi mengurangi penggunaan plastik sehingga tercapainya pengurangan jumlah penggunaan plastik di Jatinangor dan menumbuhkan rasa tanggung jawab lebih dalam membantu merawat lingkungan sekitar, mengingat salah satu hal yang sangat berdampak besar terhadap kerusakan lingkungan adalah sampah plastik.

###

Contact: Christin Vivian P Marbun – Koordinator Divisi Humas

[P] 083822865000 – [E] Christinvpm@gmail.com