Koalisi Iklim dan Udara Bersih genap berusia 2 tahun, Selasa, 18 Februari 2014. Dalam dua tahun itu pula pemerintah dan berbagai organisasi bekerja sama untuk mengurangi polutan di atmosfer yang membahayakan kesehatan dan lingkungan.
Koalisi ini pada mulanya beranggotakan enam negara yang bersama Program Lingkungan Perserikatan Bangsa Bangsa berupaya memangkas polusi iklim jangka pendek – terutama metana dan karbon hitam – guna memerlambat kenaikan suhu bumi yang diperkirakan mencapai 0,5°C pada 2050.
Saat ini “Koalisi bekerja untuk mencapai tiga manfaat sekaligus yaitu: perbaikan kesehatan, peningkatan produksi panen, keamanan pangan dan perlindungan iklim jangka pendek,” ujar Helena Molin Valdes, Kepala Sekretariat CCAC (Climate and Clean Air Coalition) sebagaimana dikutip dalam siaran pers UNEP. “Tahun ini kami akan berfokus lebih pada aspek kesehatan dan (pengurangan) polusi iklim jangka pendek,” tambahnya lagi.
Upaya membersihkan polusi udara kini telah mendapatkan momentum dan dukungan dari 36 negara dan 44 lembaga dengan dana perwalian (trust fund) mencapai US$50 juta. Langkah konkret yang ditempuh diantaranya adalah dengan bermitra dengan lebih dari 30 kota untuk mengurangi polusi metana dan karbon hitam melalui peningkatan standar emisi kendaraan bermotor dan sistem pengolahan sampah yang lebih baik. Aksi ini menuai sukses di sejumlah negara di Asia dan Amerika Latin. Selamat ulang tahun CCAC!
Redaksi Hijauku.com
Leave A Comment