WWF - LogoMedia Advisory WWF Indonesia

Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional 8 Desember 2013

Korupsi dalam bidang kehutanan merupakan persoalan serius yang menghambat pengembangan kebijakan berbasis good governance.

Korupsi menyebabkan kebijakan pengelolaan SDA tidak pro terhadap keberlanjutan lingkungan itu sendiri, karena watak dan orientasi korupsi adalah self-interest dan mengabaikan kepentingan pihak yang terkait secara langsung ataupun tidak langsung.

Bentuk kejahatan korupsi kehutanan berangam, seperi, alih fungsi lahan, pemanfaatan hasil hutan secara tidak sah, penghindaran dan manipulasi pajak.

Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk fokus melakukan pemberantasan korupsi di sektor kehutanan. Pasalnya, kerugian negara yang ditimbulkan dari sektor kehutanan sangat besar. Berdasarkan catatan Human Right Watch (HRW) pada periode 2007-2011, pemerintah merugi hingga US$7 miliar.

Hari Anti Korupsi yang jatuh pada 8 Desember ini merupakan momentum penggalangan dukungan masyarakat dan semua pihak untuk bekerjasama dalam upaya menyelamatkan Hutan dari upaya korupsi.

Fathi Hanif, Program Koordinator SIAP II mengatakan, “Saat ini ada kebutuhan mendesak agar masyarakat ikut berperan serta melaporkan, mencegah dan mengawasi praktek-praktek kejahatan korupsi dibidang kehutanan. Peran serta masyarakat diharapkan mampu mendorong efektivitas upaya pencegahan kejahatan korupsi dibidang kehutanan sehingga dapat cepat ditindak”.

Dalam rangka merayakan Hari Anti Korupsi yang jatuh pada tanggal 8 Desember, WWF-Indonesia bergabung dengan TI-Indonesia, WALHI, Komunitas Pemuda Anti Korupsi (KOMPAK), Komunitas Seni SERRUM, Komunitas Integritas UNILA, dan Gerakan Pemuda Anti Korupsi (GEPAK), mengadakan kegiatan publik memperingati hari Anti Korupsi Internasional yang tahun ini mengusung kampanye bertema “100% LAWAN KORUPSI!”, yang akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal : Minggu/8 Desember 2013

Waktu : 06.00 – 10.00 WIB

Tempat : Ringroad, Pintu 1, Gelora Bung Karno

Acara : Lihat tabel randown kegiatan terlampir

Narasumber:

– Bapak Dadang Tri Sasongko, Sekjen TI Indonesia

– Bapak Fathi Hanif, Chief of Party SIAP II, WWF-Indonesia

Informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Dyah Ekarini, Communication & Media Coordinator SIAP II, WWF-Indonesia, Email: drini@wwf.or.id , Hp. +62 813 85455229

Noverica Widjojo, Communication & Media Relation Officer, WWF-Indonesia, Email: nwidjojo@wwf.or.id, Hp: +62 812 1958 1985

Tentang WWF-Indonesia

WWF-Indonesia merupakan LSM konservasi alam terbesar di Indonesia yang telah memulai kegiatannya sejak tahun 1962. Saat ini, WWF-Indonesia bekerja di 28 kantor wilayah dari Aceh dan Papua dan memiliki total lebih dari 400 staf. Sejak tahun 2006, organisasi ini didukung oleh lebih dari 54.000 supporter dari seluruh Nusantara. Info lebih lanjut, silakan kunjungi www.wwf.or.id.