Dukungan konsumen terhadap energi surya dan angin di Amerika Serikat tetap tinggi walau diwarnai kegagalan sejumlah perusahaan dalam mengembangkan kedua energi bersih ini.

Hal ini terungkap dari hasil survei yang dilakukan oleh Navigant Research yang diterbitkan baru-baru ini. Dukungan konsumen terhadap energi surya dan angin tetap tinggi pada 2012 mencapai 69%, tren ini telah terjadi selama 3 tahun terakhir.

Tiga teknologi ramah lingkungan yang mendapat dukungan tinggi dari responden tahun lalu adalah: energi surya sebesar 69%, energi angin sebesar 66%, kendaraan hibrida (kendaraan berbahan bakar campuran bbm dan listrik) sebesar 61%.

Hasil riset ini berbeda dengan dukungan konsumen terhadap “batu bara bersih” (clean coal) yang di bawah 50% yaitu 42% pada 2012. Sementara dukungan terhadap energi nuklir mencapai 41% dan bahan bakar nabati sebesar 39% dalam periode yang sama.

Survei berjudul “Energy & Environment Consumer Survey”, meneliti respon masyarakat terhadap sejumlah konsep produk dan teknologi ramah lingkungan dengan melibatkan 1.001 responden untuk mengisi kuisener online selama bulan September, Oktober dan November 2012.

Undangan untuk mengikuti survei ini dikirimkan ke perwakilan nasional yang mewakili setiap wilayah demografis di AS. Margin kesalahan dari survei ini adalah +/- 3% dengan tingkat keakuratan mencapai 95%.

Redaksi Hijauku.com