Kualitas udara di Amerika Serikat terus membaik. Aksi pengurangan emisi menjadi kunci suksesnya. Hal ini terungkap dalam laporan American Lung Association terbaru berjudul “State of the Air 2013”.

“Kami gembira, kondisi udara di AS lebih bersih dibanding ketika kami memulai pelaporan ‘State of the Air’ ini 14 tahun yang lalu,” ujar Harold Wimmer, Presiden Nasional dan CEO ALA. “Walau di sejumlah wilayah, jumlah hari-hari berpolusi meningkat, kualitas udara AS masih lebih baik dibanding sepuluh tahun lalu,” tambahnya lagi.

Menurut laporan ALA, terdapat 18 kota dengan tingkat polusi terendah di AS. Dari jumlah tersebut sebanyak 16 kota menembus rekor polusi terendah baru sepanjang sejarah.

Jumlah kota dengan udara terbersih naik empat kota dibanding laporan sebelumnya. Menurut ALA, hanya 25 kota yang bisa masuk dalam kategori kota dengan udara terbersih. Syaratnya, kota-kota ini harus menjaga wilayahnya dari polusi asap kabut (asbut) dan polusi partikel-partikel halus di udara yang biasa disebut sebagai polusi partikulat.

Dari pengalaman 25 wilayah dengan udara terbersih ini terungkap, aksi pengurangan emisi menjadi kebijakan kunci untuk menciptakan udara yang sehat. Praktik ini dicapai dengan menciptakan standar efisiensi bahan bakar dan peralihan ke bahan bakar, mesin dan pembangkit listrik tenaga disel yang lebih bersih, terutama untuk kota-kota di bagian timur AS.

Saat ini, lebih dari 131,8 juta penduduk Amerika Serikat atau 42% dari jumlah populasi di AS yang terpapar polusi jangka pendek dalam level yang membahayakan kesehatan. Polusi jangka pendek ini terdiri dari polusi asbut dan polusi partikulat. Jika digabungkan jumlah penduduk yang menghadapi risiko polusi jangka panjang, jangka pendek, polusi asbut dan polusi partikulat dalam level yang membahayakan mencapai 24,8 juta penduduk (8% dari populasi).

Wilayah yang mengalami peningkatan polusi partikulat jangka pendek terutama terjadi di Fairbanks, Alaska, dan Salt Lake City. Penyebabnya tidak lain adalah penggunaan kayu bakar untuk pemanas air dan ruangan terutama saat musim dingin. Ancaman polusi pada musim panas juga meningkat dengan bertambahnya jumlah hari-hari yang tidak sehat (unhealthy days) akibat polusi asbut. Los Angeles adalah salah satu wilayah yang melaporkan peningkatan polusi asbut ini.

Untuk mengatasi masalah polusi ini, ALA merekomendasikan pemerintah agar meningkatkan standar polusi udara dengan berbagai cara. Diantaranya dengan membersihkan bensin dan mengurangi emisi kendaraan, terutama pada truk kecil dan kendaraan penumpang.

ALA mendesak Lembaga Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) menerbitkan Cleaner Gasoline and Vehicle Standards Tahap 3 (Final) sebelum akhir tahun ini. Standar ini mensyaratkan pengurangan kandungan sulfur dalam bahan bakar dan membatasi emisi kendaraan yang akan membantu wilayah mengurangi polusi asbut dan partikulat dari kendaraan penumpang. Peningkatan standar ini menurut ALA akan mencegah lebih dari 2.500 kematian prematur dan akan mengurangi polusi setara dengan menghilangkan 33 juta mobil dari jalan raya.

ALA juga merekomendasikan pemerintah untuk menciptakan program pengurangan polusi di komunitas, meningkatkan standar polusi asbut dan mengurangi polusi dari pembangkit listrik tenaga batu bara. Ranking kota-kota dengan kualitas udara terbaik (terburuk) bisa dilihat dalam tautan berikut ini: Laporan Kualitas Udara AS.

Redaksi Hijauku.com