Kerusakan lingkungan terus mengancam kualitas kesehatan terutama mereka yang berusia lanjut.

Hari ini masyarakat dunia memeringati Hari Kesehatan Sedunia atau World Health Day. Tanggal 7 April juga diperingati sebagai hari lahirnya Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization).

Setiap tahun, WHO memilih tema khusus untuk memeringati Hari Kesehatan Sedunia. Tahun ini, tema Hari Kesehatan Dunia adalah “Good health adds life to years” yang berfokus pada upaya memromosikan kesehatan bagi warga usia lanjut agar tetap aktif dan produktif.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Ban Ki-moon, menyeru pemerintah, masyarakat sipil dan sektor swasta untuk berkomitmen menyediakan layanan kesehatan bagi mereka yang berusia lanjut agar mereka bisa menikmati hari tua mereka dengan berkualitas.

Menurut data WHO, di pertengahan abad lalu, terdapat 14 juta penduduk dunia yang berusia 80 tahun atau lebih. Pada 2050, jumlah mereka akan mencapai 400 juta penduduk – 100 juta dari mereka ada di China.

Dalam lima tahun ke depan, untuk pertama kali dalam sejarah, populasi penduduk yang berusia 65 tahun atau lebih akan melampaui jumlah penduduk balita (anak-anak yang berusia di bawah lima tahun).

Penduduk usia lanjut banyak memberikan sumbangsih positif bagi masyarakat – sebagai anggota keluarga, menjadi bagian dari angkatan kerja dan penggiat di berbagai komunitas. Kebijaksanaan dan pengalaman mereka memberikan nilai tambah yang unik bagi masyarakat. “Namun semakin bertambah usia, kebutuhan akan layanan kesehatan yang baik juga semakin besar,” ujar Ban Ki-moon.

Saat ini banyak penduduk berusia lanjut yang menderita penyakit tidak menular (non-communicable diseases) seperti penyakit jantung dan stroke, demensia dan gangguan penglihatan. Jumlah penderita penyakit-penyakit di atas dua hingga tiga kali lebih banyak di negara berpendapatan rendah jika dibandingkan dengan negara maju.

Kondisi lingkungan berperan besar dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Lingkungan yang kotor dan buruknya fasilitas sanitasi memicu berbagai macam penyakit seperti diare, thypus, hepatitis, TBC, demam berdarah dsb.

Polusi udara memicu gangguan pernafasan, stroke, serangan jantung, menyebabkan kematian prematur. Mereka yang paling menderita akibat kerusakan lingkungan ini adalah penduduk pada usia balita dan usia lanjut.

Menurut Direktur Jenderal WHO, Margaret Chan, banyak cara untuk menjaga kesehatan mereka yang berusia lanjut. “Obat-obatan yang terjangkau dan aktivitas fisik bisa meningkatkan usia harapan hidup mereka,” ujarnya.

Guna memeringati Hari Kesehatan Sedunia tahun ini, UN Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) menyelenggarakan berbagai kegiatan di Gaza, Yordania, Lebanon, Suriah dan Tepi Barat. Mereka memberikan berbagai fasilitas kesehatan untuk para pengungsi, terutama mereka yang berusia lanjut.

“Pada 2004, sebanyak 420.000 pengungsi yang terdaftar di UNRWA berusia lebih dari 60 tahun,” ujar Direktur Program Kesehatan UNRWA, Akihiro Seita. “Pada 2011, jumlah ini bertambah menjadi 630.000 atau 12% dari seluruh populasi pengungsi.”

Redaksi Hijauku.com