Avatar photo

About Redaksi

This author has not yet filled in any details.
So far Redaksi has created 1046 blog entries.

Mengapa Para Pembenci Pohon Justru Merajalela di Musim Godzilla?

2026-08-14T13:54:42+07:0014 August 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan, Laporan Utama|

Pohon peneduh bukan hanya sebuah elemen estetika. Mereka adalah infrastruktur untuk bertahan hidup. Satu batang mahoni dewasa bisa menurunkan suhu udara dan efek pulau panas perkotaan. Menghilangkan pohon di musim panas seperti saat ini bukan sekadar kelalaian estetis. Ia adalah tindakan melawan kepentingan bersama.

Indonesia Berpotensi Rugi Rp214 Triliun Akibat Lonjakan Harga Minyak

2026-08-14T07:10:31+07:0012 August 2026|Energi, Siaran Pers|

Saat perusahaan-perusahaan minyak terbesar dunia mencetak rekor laba sebesar $93 miliar pada kuartal kedua 2026, analisis terbaru dari 350.org menunjukkan, rumah tangga di Indonesia menanggung akibatnya. Guncangan harga minyak akibat perang Iran membebani perekonomian keluarga hingga miliaran dolar.

Indonesia May Lose Up to $13 Billion in Oil Spikes 

2026-08-14T07:16:35+07:0012 August 2026|Energy, English|

As the world’s biggest oil companies posted $93 billion in profits in the second quarter of 2026, new analysis by 350.org shows that Indonesian households are paying the price, with Iran war-driven oil shocks imposing billions of dollars on the economy.

Ketika Pertanian Regeneratif Menjadi Sebuah Keniscayaan

2026-08-12T14:52:06+07:0012 August 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan|

Dalam kepanasan yang mencekik yang mengeringkan sawah-sawah di Jawa Timur hingga retak dan mengubah ladang-ladang gandum di Saskatchewan menjadi hamparan debu berwarna seperti besi berkarat, sebuah trilogi dokumenter terasa bukan lagi sekadar tontonan tentang pertanian, melainkan semacam kitab petunjuk penyelamatan kehidupan yang terlambat kita buka. 

Masyarakat Sipil dan Akademisi Desak Transisi Energi yang Transformatif

2026-08-12T05:33:36+07:0011 August 2026|Komunitas, Siaran Pers|

Kelompok masyarakat sipil dan akademisi menegaskan bahwa hukum, demokrasi, dan aksi iklim tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Kebijakan iklim hanya sah apabila dibentuk secara terbuka, partisipatif, berbasis ilmu pengetahuan, dapat diuji dan dipertanggungjawabkan secara publik, serta tunduk pada pembatasan kekuasaan.

Go to Top