Avatar photo

About Redaksi

This author has not yet filled in any details.
So far Redaksi has created 1006 blog entries.

Indonesia May Lose Up to $13 Billion in Oil Spikes 

2026-08-14T07:16:35+07:0012 August 2026|Energy, English|

As the world’s biggest oil companies posted $93 billion in profits in the second quarter of 2026, new analysis by 350.org shows that Indonesian households are paying the price, with Iran war-driven oil shocks imposing billions of dollars on the economy.

Ketika Pertanian Regeneratif Menjadi Sebuah Keniscayaan

2026-08-12T14:52:06+07:0012 August 2026|Jalal Menulis Keberlanjutan|

Dalam kepanasan yang mencekik yang mengeringkan sawah-sawah di Jawa Timur hingga retak dan mengubah ladang-ladang gandum di Saskatchewan menjadi hamparan debu berwarna seperti besi berkarat, sebuah trilogi dokumenter terasa bukan lagi sekadar tontonan tentang pertanian, melainkan semacam kitab petunjuk penyelamatan kehidupan yang terlambat kita buka. 

Masyarakat Sipil dan Akademisi Desak Transisi Energi yang Transformatif

2026-08-12T05:33:36+07:0011 August 2026|Komunitas, Siaran Pers|

Kelompok masyarakat sipil dan akademisi menegaskan bahwa hukum, demokrasi, dan aksi iklim tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Kebijakan iklim hanya sah apabila dibentuk secara terbuka, partisipatif, berbasis ilmu pengetahuan, dapat diuji dan dipertanggungjawabkan secara publik, serta tunduk pada pembatasan kekuasaan.

Delapan Pesan Kemerdekaan Gerakan Nurani Bangsa

2026-08-11T17:58:40+07:0011 August 2026|Gaya Hidup, Komunitas, Laporan Utama, Siaran Pers|

Merdeka bukan hanya bebas dari penjajah asing, tetapi merdeka bagi setiap warga Indonesia untuk berpendapat, berserikat, berkumpul; merdeka dari kebodohan, merdeka dari kemiskinan, dan merdeka dari intimidasi-persekusi; serta merdeka untuk berpartisipasi dalam mengelola negeri.

BRWA Pertanyakan Komitmen Negara Melindungi Hak Masyarakat Adat

2026-08-11T13:22:36+07:0010 August 2026|Komunitas, Siaran Pers|

Data BRWA menunjukkan bahwa pengakuan terhadap wilayah adat masih menghadapi kesenjangan yang besar. Sebagian besar wilayah adat yang telah teregistrasi belum memperoleh penetapan pengakuan dari pemerintah, sementara sebagian lainnya masih berhadapan dengan kawasan hutan, konsesi, dan berbagai kepentingan pembangunan.

Go to Top