PBB Adopsi Resolusi Bersejarah untuk Mengatasi Perubahan Iklim

2026-05-21T07:04:33+07:0020 May 2026|Iklim, Laporan Utama|

Majelis Umum PBB (UNGA) mengadopsi resolusi "Pendapat Ahli Mahkamah Internasional terkait Kewajiban Negara terhadap Perubahan Iklim", Rabu, 20 Mei 2026. Resolusi yang disiapkan oleh Vanuatu dan beberapa negara lain ini diadopsi dengan 141 suara mendukung, 8 menentang dan 28 abstain.

Pembiayaan Bank ke Batu Bara Berpengaruh Signifikan Terhadap Perubahan Iklim

2026-05-20T07:27:35+07:0020 May 2026|Energi, Iklim, Siaran Pers|

Mayoritas warga Indonesia (60%) atau tiga dari lima orang, setuju bahwa perbankan berpengaruh signifikan terhadap perubahan iklim jika terus mendanai tambang dan pembangunan pembangkit listrik batu bara.

WMO: Iklim Bumi Semakin Tidak Seimbang

2026-03-24T04:02:56+07:0023 March 2026|Iklim, Laporan Utama|

Perubahan cepat dan dalam skala besar saat ini tengah terjadi. Kecanduan dunia terhadap bahan bakar fosil semakin mengacaukan iklim dan keamanan global. Memicu perang dan bencana yang merusak lingkungan dengan dampak yang akan dirasakan oleh manusia selama ratusan bahkan ribuan tahun. Kita menghadapi kondisi darurat perang dan iklim.

Pemanasan Global – dan Perubahan Iklim – akan Semakin Ekstrem

2026-03-07T06:55:14+07:007 March 2026|Iklim, Laporan Utama, Lingkungan|

Percepatan pemanasan global yang signifikan ini menimbulkan kekhawatiran dan menunjukkan betapa tidak memadainya upaya yang dilakukan sejauh ini untuk memperlambat dan akhirnya menghentikan pemanasan global di bawah Persetujuan Paris.

Kota Tanpa Mitigasi: Catatan Sembilan Tahun Sibuk Beradaptasi

2025-12-25T17:12:56+07:0025 December 2025|Opini|

Bencana banjir bandang dan longsor yang datang nyaris tanpa peringatan di wilayah Sumatera kerap dipahami sebagai musibah alam semata, padahal sesungguhnya ia adalah sinyal keras dari krisis yang lebih dalam: adaptasi yang rapuh akibat mitigasi yang nyaris absen. Sebuah refleksi dari Kota Bandar Lampung.

Pemanasan Global di Balik Hujan Ekstrem di Indonesia, Malaysia dan Srilanka

2025-12-21T07:37:59+07:0011 December 2025|Iklim, Laporan Utama, Lingkungan|

Peningkatan suhu bumi menjadi penyebab hujan ekstrem yang terjadi di Indonesia, Malaysia, Sri Lanka, dan sejumlah wilayah di sekitarnya. Kondisi ini mengikuti prinsip Clausius-Clapeyron. Berikut adalah hasil penelitian ilmiahnya.

Go to Top