Korupsi Sumber Kerusakan Lingkungan dan Krisis Iklim
Dunia perlu reformasi sistemik yang memprioritaskan transparansi, akuntabilitas, dan representasi yang adil dalam tata kelola iklim global.
Dunia perlu reformasi sistemik yang memprioritaskan transparansi, akuntabilitas, dan representasi yang adil dalam tata kelola iklim global.
Keberhasilan atau kegagalan JETP akan sangat bergantung dari political will Pemerintah.
Menarik diri dari Persetujuan Paris akan merugikan lingkungan, mengancam posisi strategis Indonesia dalam diplomasi internasional.
Pemerintah Indonesia dan Malaysia perlu menyadari bahwa tanpa adanya pengawasan yang ketat, ekspansi sawit justru akan memperburuk deforestasi dan mempercepat hilangnya keanekaragaman hayati.
Kebijakan batubara untuk ormas, kampus dan berlebihan produksi batubara telah menjauhkan kita dari komitmen mempensiunkan PLTU dalam 15 tahun ke depan.
Pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia soal Paris Agreement mempertegas ketidakberpihakan terhadap komitmen keadilan iklim.