Mendudukkan Kembali Jalan Inklusi untuk Masyarakat Adat
Kata-kata "pembangunan yang inklusif" atau "inklusi" banyak ditemui dalam berbagai dokumen negara. Namun, pertanyaan mendasarnya tetap sama: apakah masyarakat adat benar-benar telah menjadi subjek pembangunan atau seringkali hanya disebut dalam berbagai teks kebijakan?