Countries with peat land - Wetland International - Wikimedia CommonsPengeringan dan pembakaran lahan gambut menyumbang 5% emisi karbon akibat perilaku manusia. Lahan gambut juga menyimpan karbon yang setara dengan 60% dari semua karbon di atmosfer. Koalisi bernama Global Peatlands Initiative (GPI) ini dibentuk di Marrakech, Maroko, 17 November 2016. Koalisi ini terdiri dari pemerintah, lembaga penelitian dan organisasi pembangunan internasional.

Indonesia, Peru, Republik Kongo, UN Environment, FAO, Joint Research Centre of the European Commission, CIFOR, Wetlands International, UNEP-WCMC, GRID-Arendal, Ramsar Convention on Wetlands, European Space Agency, WRI, Greifswald Mire Centre dan SarVision/Sateligence menjadi pemrakarsa inisiatif ini.

Menurut siaran pers lembaga lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa, UN Environment, kaolisi ini bertekad memangkas emisi gas rumah kaca dari lahan gambut yang memicu perubahan iklim dan menyelematkan ribuan jiwa. Kebakaran di lahan gambut Indonesia tahun lalu misalnya, ditenggarai menyumbang 100.000 kematian prematur dengan kerugian mencapai US$16,1 miliar (dua kali biaya rekontruksi bencana tsunami di Aceh).

Jumlah emisi yang dihasilkan selama kebakaran lahan gambut Indonesia tahun lalu setara dengan emisi gas rumah kaca yang dihasilkan ekonomi Amerika Serikat dalam sehari. Di negara Nordik dan Baltik, emisi dari pengeringan lahan gambut menyumbang 25% emisi di wilayah tersebut.

Dunia dituntut untuk beraksi lebih ambisius dalam memangkas emisi gas rumah kaca. Laporan UN Environment terbaru menyebutkan pemangkasan emisi di bawah Perjanjian Paris tidak cukup untuk mencegah kenaikan suhu bumi. Dunia perlu memangkas emisi 25% lebih banyak dari potensi pemangkasan emisi yang berada dalam NDCs (Nationally Determined Contributions) atau tekad kontribusi nasional pengurangan emisi.

Menjaga lahan gambut berpotensi mencegah terlepasnya cadangan karbon yang nilainya setara dengan 60% dari semua karbon yang saat ini ada di atmosfer. GPI yang dipimpin oleh UN Environment dengan dukungan berbagai mitra adalah upaya kolaborasi terbesar dalam menjaga lahan gambut.

GPI bertekad meningkatkan upaya konservasi, restorasi dan pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan di negara-negara yang memiliki lahan gambut yang luas seperti Indonesia. Semua upaya itu diharapkan membawa manfaat bagi pertanian, menjaga keanekaragaman hayati dan mengurangi dampak berbahaya dari perubahan iklim.

Redaksi Hijauku.com