San Gorgonio Pass Wind Farm - Wikipedia (500x375)Laporan terbaru dari Global Wind Energy Council menyebutkan, instalasi energi angin akan meningkat sebesar 47 GW pada 2014. China memimpin peningkatan pangsa pasar ini diikuti Amerika Serikat yang pasarnya tengah mengalami pemulihan.

Kanada, Brasil dan Afrika Selatan juga akan menjadi pemain utama di energi angin tahun ini. “Pasar global (untuk energi angin) kembali ke jalan yang benar di 2014”, ujar Steve Sawyer, Sekretaris Jenderal GWEC.

Jika tren ini berlanjut, menurut Steve, energi angin akan tumbuh spektakuler pasca 2014 yang akan melipatgandakan instalasi energi angin global pada 2018.

Namun GWEC juga memeringatkan, tanpa adanya kebijakan yang mendukung aksi perubahan iklim global, pertumbuhan pasar tidak akan kembali hingga angka 20-25% dalam dua dekade terakhir.

Saat ini menurut GWEC, Energi angin berhasil bersaing dengan energi fosil bersubsidi di sejumlah negara. Teknologi dan implementasi energi angin juga terus meningkat, membuka lapangan kerja. Di negara seperti Ukraina, energi angin bahkan menjamin keamanan pasokan energi domestik.

“Angin kini telah menjadi teknologi yang umum (digunakan), dan menjadi bagian dari pembangunan energi di berbagai negara. Namun untuk mencapai potensi pertumbuhan yang maksimal, pemerintah harus serius dan cepat beraksi atasi perubahan iklim,” ujar Steve. Laporan GWEC bisa diunduh pada tautan berikut ini: Global Wind Report.

Redaksi Hijauku.com