Smoke stacks - Alfred PalmerSepuluh persen dari 500 perusahaan publik terbesar, memroduksi 73% emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh grup Global 500.

Global 500 adalah grup 500 perusahaan publik terbesar yang terdaftar dalam indeks harga saham FTSE Global 500.

Hanya 50 dari 500 perusahaan memroduksi tiga perempat dari 3,6 miliar metrik ton emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh Global 500. Data ini terungkap dalam laporan CDP Global 500 Climate Change Report 2013 yang dirilis Kamis (12/9).

Sebanyak 50 perusahaan yang menghasilkan emisi karbon terbanyak adalah perusahaan yang bergerak di sektor energi, material, dan kelistrikan. Nilai emisi yang mereka hasilkan naik 1,65% menjadi 2,54 miliar metrik ton dalam empat tahun terakhir. Kenaikan ini setara dengan penggunaan energi di 6 juta rumah dalam setahun dan emisi dari penambahan 8,5 juta truk skala kecil baru di jalan raya.

Laporan ini disusun oleh perusahaan jasa profesional PwC dan CDP, yang sebelumnya dikenal dengan nama Carbon Disclosure Project. Laporan diklaim sebagai laporan evaluasi paling valid terkait kemajuan aksi perusahaan dalam mengatasi perubahan iklim dan pemanasan global. Dalam penelitian CDP sebelumnya terungkap, sebanyak 70% perusahaan menyatakan perubahan iklim mengganggu sistem pasokan dan merugikan bisnis perusahaan.

Analisis dalam laporan ini didasarkan atas data aksi perubahan iklim dan energi dari 389 perusahaan yang terdaftar dalam Indeks Harga Saham FTSE Global 500, yang dikumpulkan oleh CDP atas permintaan 722 investor kelembagaan dengan nilai modal investasi total mencapai $87 triliun.

BMW, Daimler, Philips Electronics, Nestlé, perusahaan keuangan BNY Mellon, Cisco Systems serta perusahaan listrik, Gas Natural SDG memeroleh nilai pelaporan sempurna (100) dan skala kinerja teratas yaitu A. Ketujuh perusahaan ini dinobatkan sebagai perusahaan terbaik dalam pelaporan dan aksi perubahan iklim.

Honda, Nissan, Volkswagen, Hewlett-Packard dan Samsung berturut-turut menyusul masuk daftar 12 perusahaan teratas dalam pelaporan dan aksi perubahan iklim.

Laporan ini juga menyebutkan, sebanyak 16 dari 50 perusahaan penghasil emisi terbesar adalah perusahaan Amerika. Perusahaan-perusahaan tersebut adalah Walmart, Apache, Chevron, ConocoPhillips, Devon Energy, Exxon Mobil, Occidental Petroleum, FedEx, Air Products & Chemicals, Dow Chemical E.I du Pont de Nemours, Praxair, AT&T, American Electric Power, Duke Energy dan Exelon.

Menurut CDP, perusahaan yang menunjukkan komitmen yang kuat terhadap lingkungan memberikan keuntungan finansial serta kinerja harga saham yang lebih baik. Hal ini tampak dari kinerja perusahaan seperti BMW, Nestlé dan Cisco Systems. Dan yang terpenting, menurut CDP, perusahaan yang memberikan insentif finansial kepada para pegawainya untuk mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon, lebih berhasil (18% lebih tinggi) dalam aksi mereka membantu mengatasi perubahan iklim dan pemanasan global. Selain pelaporan perusahaan, CDP juga menerbitkan laporan emisi dan aksi iklim kota-kota dunia.

Redaksi Hijauku.com