Magnitude trends - University of Alaska FairbanksTerus meningkatnya suhu bumi mencairkan es di sekitar perairan benua Arktika memengaruhi pertumbuhan vegetasi, menghijaukan bumi. Hal ini terungkap dari hasil penelitian dua ilmuwan dari University of Alaska Fairbanks yang dirilis Rabu (21/8). Dalam penelitian ini Uma Bhatt dan Skip Walker dari UAF, bersama delapan peneliti lain, menganalisis apa yang akan terjadi pada tanaman, hewan laut dan binatang saat es di benua Arktika mencair.

Penelitian paling komprehensif mengenai dampak hilangnya es pada lingkungan sekitar ini telah diterbitkan dalam majalah Science. Tim peneliti menganalisis data dan hasil penelitian dalam 10 tahun terakhir. Hasilnya, mereka menyimpulkan, hilangnya es di benua Arktika mengubah rantai makanan di darat maupun di laut.

Saat es di laut mencair, alga yang tersimpan di dalam es akan berkurang, mengganggu jejaring pangan di lautan Arktika. Pada saat yang sama, plankton yang berukuran lebih besar berkembang biak dengan cepat, menggantikan plankton yang berukuran lebih kecil yang sebenarnya lebih banyak mengandung nutrisi.

Di atas permukaan laut, mencairnya es akan merusak jalur migrasi hewan darat dan membuka jalur migrasi baru bagi hewan laut. Beberapa jenis hewan dan tanaman di benua ini akan semakin terisolasi. Di wilayah benua Arktika yang paling dingin di bagian utara, semua biomassa akan musnah akibat hilangnya efek pendinginan pada musim panas akibat mencairnya es yang dipicu pemanasan global.

Menurut Walker, yang merupakan peneliti tanaman, pemanasan global akan memberikan kesempatan bagi tanaman baru untuk bertumbuh di wilayah yang sebelumnya tidak banyak ditumbuhi vegetasi. Fenomena ini menyebabkan sebagian wilayah benua Arktika bersemi dan menghijau. Fenomena ini bisa dilihat melalui pengamatan satelit.

Penyebab mencairnya es di benua Arktika ini beragam. Salah satunya adalah perburuan sumber daya alam. Kondisi ini tentunya bukan pertanda baik. Saat es terus mencair, permukaan air laut akan terus naik dan emisi karbon yang terlepas dari dalam es meningkat, menciptakan lingkaran setan perubahan iklim dan pemanasan global.

Redaksi Hijauku.com