Dekarbonisasi Saja Tidak Cukup

2026-09-22T04:47:10+07:0022 September 2026|Laporan Utama, Opini|

Tantangan iklim bukan sekadar mengganti satu teknologi dengan teknologi lainnya. Kita perlu bertanya lebih dalam: sistem ekonomi seperti apa yang sedang kita tinggalkan, siapa yang selama ini memperoleh manfaat terbesar, siapa yang menguasai sumber daya dan teknologi, pengetahuan siapa yang diperhitungkan, siapa yang menanggung risiko dan biaya transisi, dan sistem seperti apa yang sebenarnya ingin kita bangun?

Dari Peta Digital Menuju Pengetahuan Kewargaan Generatif

2026-09-12T07:32:45+07:0011 September 2026|Opini|

Teknologi geospasial sedang bergerak dari kemampuan memetakan menuju kemampuan memahami dan menghubungkan sistem. Konvergensi GIS, observasi bumi, sensor, point cloud, pemodelan sistem, GeoAI, dan AI generatif membuka kemungkinan baru untuk mengintegrasikan pengetahuan ilmiah, data komunitas, dan pengalaman hidup.

Transformasi Paradigma Pembangunan Indonesia melalui PP No.31 Tahun 2026

2026-07-28T07:23:55+07:0028 July 2026|Laporan Utama, Opini|

PP No. 31 Tahun 2026 tentang Penyandang Disabilitas merupakan momentum untuk menggeser paradigma pembangunan Indonesia, dari sekadar memenuhi hak menuju pembangunan yang mampu mengoptimalkan seluruh potensi warga negara.

Ketika Advokasi Disalahpahami sebagai Narsisme (Bagian 2)

2026-07-18T07:42:00+07:0020 July 2026|Opini|

Mengubah manusia dari objek menjadi subjek. Di situlah sesungguhnya letak makna advokasi. Advokasi bukan sekadar memperjuangkan perubahan kebijakan. Ia juga merupakan perjuangan untuk mengubah cara masyarakat melihat manusia. Setiap orang yang memperjuangkan perubahan membawa pengalaman hidupnya masing-masing.

Ketika Advokasi Disalahpahami sebagai Narsisme

2026-07-18T07:39:16+07:0017 July 2026|Laporan Utama, Opini|

Setiap gerakan sosial selalu membutuhkan orang-orang yang bersedia menghadirkan persoalan yang selama ini tak terlihat ke ruang publik. Namun sejarah juga menunjukkan bahwa mereka yang memilih bersuara tentang ketidakadilan sering kali justru menjadi sasaran perhatian, sementara persoalan yang sedang mereka perjuangkan perlahan menghilang dari percakapan.

Go to Top