Negara Wajib Melindungi Hutan dan Mengakui Hak Masyarakat Adat
Konsep penghormatan dan pengakuan terhadap hak-hak masyarakat adat seharusnya dimulai dari melihat kembali hubungan relasi antara masyarakat adat, hutan, dan tanah.
Konsep penghormatan dan pengakuan terhadap hak-hak masyarakat adat seharusnya dimulai dari melihat kembali hubungan relasi antara masyarakat adat, hutan, dan tanah.
Sekretaris Eksekutif UNFCCC Simon Stiell menyatakan peralihan dari energi fosil ke energi yang lebih bersih secara adil akan membantu mengatasi krisis iklim dan menciptakan lapangan kerja.
Pidato pembukaan delegasi Indonesia dalam Konferensi Iklim PBB ke-30 (COP 30) di Belem, Brasil, menuai sorotan tajam dari masyarakat sipil.
Ribuan orang muda dari lebih dari 150 negara menyerukan perubahan arah kebijakan iklim global menuju transisi energi yang adil, pendanaan tanpa utang, dan keterlibatan bermakna bagi kelompok muda serta masyarakat rentan.
Merespons pernyataan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, masyarakat sipil mengingatkan pemerintah harus secara konkret memenuhi hak hidup dan menjamin perlindungan sepenuhnya bagi masyarakat adat.
Narasi yang paling terang-benderang hari ini adalah: jual karbon, selamatkan hutan, dan dapat duit. Padahal sektor energi —terutama PLTU batubara— masih menjadi penyumbang emisi terbesar.