Presiden COP28 Serukan Dunia Bersatu untuk Aksi Iklim
Presiden COP28 menyatakan, terlalu banyak hal yang memecah belah dunia kita pada saat ini. Saat ini merupakan waktu yang tepat bagi kita untuk bersatu dalam aksi iklim.
Presiden COP28 menyatakan, terlalu banyak hal yang memecah belah dunia kita pada saat ini. Saat ini merupakan waktu yang tepat bagi kita untuk bersatu dalam aksi iklim.
Kebijakan tersebut melindungi kejahatan lingkungan berulang yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan perkebunan kelapa sawit.
Sebanyak 89% pemilih muda menginginkan percepatan penutupan PLTU batubara. Sebanyak 60% menginginkan agar energi terbarukan makin mendominasi dalam bauran energi nasional.
Selama pemerintahan Presiden Joko Widodo telah terjadi sedikitnya 2.710 letusan konflik agraria dengan luas mencapai 5,88 juta hektar.
Dominasi taipan di sektor perkebunan kelapa sawit Indonesia memperparah ketimpangan ekonomi.
Presiden COP28 menyoroti bahwa pada saat ini, roda ekonomi dapat berputar dengan menggunakan 250 juta barel minyak, gas, dan batu bara setiap harinya.