Tradisi Lestari Kampung Enggros di Teluk Youtefa
Masyarakat Enggros yang mayoritas nelayan mengambil hasil laut tidak terlalu jauh dari Teluk Youtefa. Alam yang relatif masih terjaga serta mangrove yang rimbun, termasuk juga hutan mangrove.
Masyarakat Enggros yang mayoritas nelayan mengambil hasil laut tidak terlalu jauh dari Teluk Youtefa. Alam yang relatif masih terjaga serta mangrove yang rimbun, termasuk juga hutan mangrove.
Tanaman keras, misalnya jabon, berpadu dengan pala, cengkeh dan kelapa menghiasi hutan desa yang memang sudah menjadi tradisi tanam masyarakat Maluku Utara.
Sistem penghidupan yang dipraktikkan masyarakat Dewara terbukti ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Dianugerahi kawasan pantai yang indah dan wilayah pesisir yang subur, masyarakat membentuk Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Pantai Tuing Indah untuk menggenjot wisata, tepatnya ekowisata pantai.
Berkembangnya industri fesyen berdampak serius terhadap lingkungan dan fesyen menjadi penyumbang emisi karbon terbesar setelah industri migas. Solusi tersedia.
Perlawanan itu terjadi karena di dunia nyata, sistem kapitalisme terus menghasilkan sekolah-sekolah yang “tidak peduli dengan rasa ingin tahu”. Kritik besar terhadap sistem pendidikan dunia.