COP 30: Misi Iklim Paviliun Indonesia Belum Mewakili Masyarakat Rentan
Pidato pembukaan delegasi Indonesia dalam Konferensi Iklim PBB ke-30 (COP 30) di Belem, Brasil, menuai sorotan tajam dari masyarakat sipil.
Pidato pembukaan delegasi Indonesia dalam Konferensi Iklim PBB ke-30 (COP 30) di Belem, Brasil, menuai sorotan tajam dari masyarakat sipil.
Bumi semakin panas! Permintaan terhadap sistem pendingin udara akan naik tiga kali lipat pada tahun 2050, memperparah polusi dan perubahan iklim, membebani jaringan listrik. Solusi tersedia.
Dalam 10 tahun terakhir, bencana terkait cuaca telah memaksa 250 juta orang mengungsi secara internal – setara dengan 70.000 jiwa pengungsi per hari.
Narasi yang paling terang-benderang hari ini adalah: jual karbon, selamatkan hutan, dan dapat duit. Padahal sektor energi —terutama PLTU batubara— masih menjadi penyumbang emisi terbesar.
Pemerintah Indonesia diharapkan secara aktif menyuarakan reformasi lembaga keuangan internasional, termasuk agar tak lagi mengucurkan pinjaman ke perusahaan-perusahaan perusak lingkungan.
Kesimpulan pahit ini disampaikan oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-bangsa (UNEP) dalam laporan terbaru berjudul Running on Empty - Adaptation Gap Report 2025 yang dirilis Rabu, 29 Oktober 2025.