Konflik dan Krisis Iklim Ancam Ratusan Juta Pengungsi
Dalam 10 tahun terakhir, bencana terkait cuaca telah memaksa 250 juta orang mengungsi secara internal – setara dengan 70.000 jiwa pengungsi per hari.
Dalam 10 tahun terakhir, bencana terkait cuaca telah memaksa 250 juta orang mengungsi secara internal – setara dengan 70.000 jiwa pengungsi per hari.
Narasi yang paling terang-benderang hari ini adalah: jual karbon, selamatkan hutan, dan dapat duit. Padahal sektor energi —terutama PLTU batubara— masih menjadi penyumbang emisi terbesar.
Pemerintah Indonesia diharapkan secara aktif menyuarakan reformasi lembaga keuangan internasional, termasuk agar tak lagi mengucurkan pinjaman ke perusahaan-perusahaan perusak lingkungan.
Kesimpulan pahit ini disampaikan oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-bangsa (UNEP) dalam laporan terbaru berjudul Running on Empty - Adaptation Gap Report 2025 yang dirilis Rabu, 29 Oktober 2025.
Tanda-tanda vital planet bumi terus berkedip merah. Konsekuensi perubahan iklim akibat perilaku manusia tidak lagi menjadi sekedar ancaman di masa depan, namun sudah terjadi di depan mata kita.
Anak yang lahir pada tahun 2020 akan mengalami dampak krisis iklim yang jauh lebih parah dibandingkan generasi kakeknya. Mereka mengalami gelombang panas tujuh kali lebih banyak, kekeringan tiga kali lebih sering, dan banjir besar dua kali lebih intens.