Saatnya Pendanaan Iklim Langsung bagi Masyarakat
Diperlukan peralihan sistem pendanaan iklim yang terlalu kompleks, birokratis, berbasis proyek menjadi pendanaan langsung, berasaskan kepercayaan dan berlandaskan hak.
Diperlukan peralihan sistem pendanaan iklim yang terlalu kompleks, birokratis, berbasis proyek menjadi pendanaan langsung, berasaskan kepercayaan dan berlandaskan hak.
Indonesia perlu turut mendorong hal ini untuk mempercepat transisi energi nasional, termasuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt (GW) yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto.
Paviliun Indonesia disponsori oleh perusahaan batu bara seperti Adaro, Medco, Bayan serta perusahaan nikel yang beroperasi dengan PLTU captive - seperti Harita, IMIP, dan IWIP - yang memiliki catatan panjang perusakan lingkungan serta konflik dengan masyarakat lokal.
Di tengah sorotan dunia pada Konferensi Iklim COP30 di Belem, Brasil, kalangan masyarakat sipil mengingatkan bahwa Indonesia belum layak menjual karbon di bawah Article 6 Perjanjian Paris. Target penurunan emisi Indonesia, dalam dokumen komitmen SNDC, masih sangat kurang alias “critically insufficient”.
Pidato pembukaan delegasi Indonesia dalam Konferensi Iklim PBB ke-30 (COP 30) di Belem, Brasil, menuai sorotan tajam dari masyarakat sipil.
Bumi semakin panas! Permintaan terhadap sistem pendingin udara akan naik tiga kali lipat pada tahun 2050, memperparah polusi dan perubahan iklim, membebani jaringan listrik. Solusi tersedia.