Kegagalan COP17 di Durban, Afrika Selatan memicu semangat para aktifis lingkungan untuk menjadikan 2012 sebagai tahun aksi bersama.

Sebuah email masuk ke ruang redaksi Hijauku.com pada pertengahan Desember lalu. Email spesial ini berasal dari Jamie Henn, Co-Founder dan Communications Director di 350.org.

Jamie mengucapkan terima kasih atas dukungan publik selama ini terhadap perjuangan 350.org yang – bersama dengan organisasi dan aktifis lain – berusaha mencegah penundaan terciptanya kesepakatan mengikat baru, pengganti Protokol Kyoto, hingga 2020.

Walaupun upaya ribuan bahkan jutaan aktifis lingkungan ini gagal, tak ada rasa sesal atau pesimisme dalam email Jamie. Jamie Henn dan rekan-rekan di 350.org justru mengobarkan semangat baru dan menjanjikan tahun 2012 menjadi tahun aksi bersama guna menekan emisi dan mengurangi kenaikan suhu bumi.

“Ada satu pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari Durban. Kita – bersama-sama sebagai sebuah gerakan – memiliki banyak PR di 2012 untuk mengatasi perubahan iklim dengan memberikan solusi yang membumi yang bisa menyelamatkan dunia,” ujar Jamie.

Jamie benar. Tidak ada kebijakan yang lebih efektif selain kebijakan yang membumi, yang bersumber dari inisiatif warga, untuk bersama-sama menyelamatkan dunia dari perubahan iklim dan pemanasan global.

Inisiatif warga, masyarakat atau komunitas ini sangat penting untuk menggantikan peran negara yang dianggap gagal pasca COP17 di Durban.

Menyambut ajakan Jamie, ada 5 program berbasis warga versi Hijauku.com yang bisa dikembangkan di Tanah Air guna mengurangi emisi dan menekan suhu bumi. Program-program membumi ini terus memerlukan sosialisasi dan edukasi agar diadopsi oleh masyarakat.

Program #1. Memilih transportasi hemat energi

Hingga saat ini satu-satunya sistem transportasi ramah lingkungan massal yang tersedia – terutama di Jakarta – adalah kereta api listrik.

Satu rangkaian kereta api listrik bisa menampung 1200 penumpang, setara dengan kapasitas 60 bis dan 600 motor, sehingga kereta menjadi moda transportasi dengan produksi gas rumah kaca terkecil.

Konsumsi energi satu rangkaian kereta api listrik adalah 3 liter/km. Setiap penumpang hanya mengonsumsi energi 0,0025 liter/km, paling rendah dibanding moda transportasi massal yang lain.

Namun, layanan kereta api masih memerlukan banyak perbaikan. Gangguan sinyal dan kerusakan jaringan listrik masih sering terjadi. Semoga di layanan kereta api semakin baik tahun ini.

Program #2. Mengurangi emisi dan konsumsi energi

Aktivitas pengurangan emisi bisa dilakukan melalui program reboisasi yang kini menjadi tren di kota-kota besar, termasuk di Jakarta. Semoga program penanaman sejuta pohon dan program berkebun terus berlanjut di 2012.

Sementara program penghematan energi tergantung pada komitmen kita untuk menggunakan energi secara lebih bijaksana. Tidak hanya menghemat bahan bakar minyak kita juga dituntut untuk menghemat listrik.

Untuk itu, kurangi penggunaan kendaraan pribadi. Pilih moda transportasi personal yang lebih ramah lingkungan seperti berjalan kaki atau bersepeda. Matikan dan cabut peralatan listrik yang tidak terpakai.

Program #3. Mengurangi dan mendaur ulang sampah

Tengok lingkungan sekitar Anda. Sampah, terutama sampah plastik, ada di mana-mana. Sampah plastik tidak hanya mencemari tanah, namun juga menyumbat aliran air dan merusak keindahan alam. Lingkungan menjadi jorok, mengancam kesehatan masyarakat.

Survey yang dilakukan Hijauku.com bersama dengan Mosquelife.com di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung di Citayam, Oktober lalu menemukan masalah sampah kronis ini. Sampah mencemari hampir setiap sudut kota, bertebaran di jalan raya, menyumpal sungai dan selokan.

Namun Citayam tidak sendiri. Wilayah-wilayah lain di Tanah Air juga menghadapi masalah yang sama. Program mengurangi dan mendaur ulang sampah ini harus menjadi agenda bersama, dimulai dari diri sendiri dan dilanjutkan dengan melibatkan komunitas.

Program #4. Berbelanja produk organik dan produk lokal

Produk organik adalah produk yang dalam proses produksinya tidak menggunakan bahan-bahan kimia yang merusak lingkungan dan kesehatan.

Produk organik – seperti beras, buah dan sayuran organik – kini semakin mudah ditemukan di pasar. Pastikan Anda memilih produk organik hasil produksi para petani lokal. Membeli produk organik lokal selain membantu meningkatkan kesejahteraan petani juga bisa mengurangi jejak karbon Anda.

Produk impor (organik maupun non-organik) menempuh jarak hingga ribuan kilometer sebelum sampai di atas meja makan Anda. Jumlah emisi yang dikeluarkan oleh produk-produk impor sangat besar, meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca, memperparah polusi udara serta memicu pemanasan global.

Program #5. Mengembangkan komunitas hijau dan ramah lingkungan

Program terakhir ini sangat strategis. Semua lembaga pendidikan mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, harus terlibat dalam program hijau dan memiliki agenda aksi lingkungan sendiri.

Mulai dari inisiatif sederhana seperti penanggulangan sampah, hingga program sosialisasi, edukasi dan diskusi yang meningkatkan wawasan serta kesadaran untuk menjaga lingkungan.

Komunitas masyarakat, dari strata terkecil yaitu keluarga, RT, RW dan desa juga harus dilibatkan. Semua unsur masyarakat ini harus bergerak menerapkan gaya hidup hijau dan ramah lingkungan.

Bersama kita bisa membuat perubahan. Mari beraksi untuk lingkungan dan bumi yang lebih baik di 2012. Selamat tahun baru!

Redaksi Hijauku.com