Fluktuasi Suhu Bumi Rusak Keanekaragaman Hayati
Setelah kemusnahan massal 252 juta tahun silam, suhu bumi terus naik dan turun berdampak pada keanekaragaman hayati.
Setelah kemusnahan massal 252 juta tahun silam, suhu bumi terus naik dan turun berdampak pada keanekaragaman hayati.
Ekosistem pesisir memiliki potensi menyerap dan menyimpan karbon. Potensi ini disebut sebagai karbon biru (blue carbon).
Polusi suara dari sektor transportasi, alih guna lahan dan penebangan hutan mengganggu keanekaragaman hayati dan distribusi hewan liar.
Angin puting beliung dan kekeringan, akibat pemanasan global dan perubahan iklim, mengancam populasi mamalia di bumi.
Memeringati Hari Gunung Internasional, Hijauku.com berbagi video inspratif dari FAO berjudul "Mountains and Climate Change: A Global Concern".
Bencana kekeringan di wilayah Tanduk Afrika menunda proses migrasi beberapa jenis burung berkicau ke Eropa utara.