Angin Pasok 18% Energi Dunia pada 2050
Energi angin berpotensi memasok hampir seperlima (18%) energi dunia pada 2050.
Energi angin berpotensi memasok hampir seperlima (18%) energi dunia pada 2050.
Efisiensi energi memiliki manfaat ekonomi yang setara dengan manfaat energi terbarukan dan bahan bakar fosil.
Timbel dalam zat pewarna/cat yang tidak aman, terus mengancam kesehatan anak-anak dan ibu hamil di negara berkembang.
Nilai total investasi untuk mencegah krisis perubahan iklim kalah jauh dibanding subsidi bahan bakar fosil,
Masih banyak dari kita yang belum mengenal bahaya plastik sehingga terus menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari.
Mencapai target iklim saja tidak cukup. Pengalaman Uni Eropa ini menjadi pelajaran berharga bagi dunia, termasuk Indonesia.