Indonesia Kehilangan Momentum Aksi Iklim
Indonesia kehilangan kesempatan memimpin penyelamatan iklim global.
Indonesia kehilangan kesempatan memimpin penyelamatan iklim global.
Wilayah antara benua Australia dan Indonesia berada pada zona merah tanda frekuensi siklon dan badai tropis terus meningkat.
Indonesia mampu mencapai netral karbon sebelum 2050, di antaranya dengan menekan emisi GRK di sektor pembangkit listrik, transportasi dan industri.
Beban CO2 di atmosfer saat ini setara dengan saat kondisi Periode Hangat Pertengahan Pliosen yang terjadi sekitar 3,6 juta tahun yang lalu.
Perubahan iklim terbukti meningkatkan prevalensi gangguan jiwa hingga lima kali lipat pada orang dewasa.
Indonesia tidak lagi memiliki kuota deforestasi sampai 2030 agar selaras dengan target Persetujuan Paris.