Cycling in Paris - Kosala BandaraEmpat kota dunia akan melarang penggunaan mobil berbahan bakar solar atau mobil diesel di wilayah mereka. Keempat kota ini adalah Paris di Perancis, Madrid di Spanyol, Kota Meksiko di Meksiko dan Athena di Yunani.

Walikota di keempat kota ini telah menandatangani Deklarasi Udara Bersih atau Air Quality Declaration di C40 Mayors Summit di Kota Meksiko, Jum’at, 2 Desember 2016. Mereka akan melarang pemakaian mobil diesel di wilayah mereka mulai tahun 2025.

Keempat kota ini juga akan memromosikan moda transportasi alternatif dan membangun infrastruktur untuk pesepeda dan pejalan kaki guna meningkatkan kualitas udara di kota-kota ini. Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, polusi udara luar ruang memicu 3 juta kematian setiap tahun dan sebagian besar kematian ini terjadi di wilayah perkotaan.

Walikota Paris, Anne Hidalgo, Ketua C40 Cities Climate Leadership Group yang baru menyatakan dalam siaran pers C40, “Kami tak akan lagi menoleransi polusi udara yang memicu masalah kesehatan dan kematian ini. Perlu langkah berani untuk beraksi memangkas polusi dan kami mengajak produsen mobil dan bus turut serta membantu kami,” ujarnya.

Tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, upaya memangkas polusi di perkotaan juga membantu negara mencapai ambisi Perjanjian Paris. “Kualitas udara yang kita hirup di kota-kota kita terkait langsung dengan perubahan iklim,” ujar Walikota Madrid, Manuela Carmena. “Saat kita mengurangi emisi gas rumah kaca di kota kita, udara juga akan menjadi bersih. Anak-anak kita, orang tua kita dan tetangga kita akan semakin sehat,” tuturnya.

“Target kami adalah menghilangkan semua mobil di pusat kota Athena dalam tahun-tahun mendatang,” tutur Walikota Athena, Giorgos Kaminis. C40 juga akan bekerja sama dengan WHO dan UN Environment mendukung kampanye “BreathLife” yang bertekad mengurangi separuh jumlah kematian akibat polusi udara pada 2030. Data terbaru WHO menyebutkan, setiap tahun dunia kehilangan 6,5 juta nyawa akibat polusi udara. Saat ini 92% penduduk dunia tinggal di wilayah dengan tingkat polusi udara di atas batas aman WHO.

Redaksi Hijauku.com