Untuk disiarkan segera pada tanggal 1 Oktober 2012 – Jakarta – Centre for Orangutan Protection (COP) pada hari ini meluncurkan mobil APE Crusader 2, sebagai unit pengganti dari APE Crusader yang sudah harus pensiun setelah 4 tahun bertugas di ganasnya medan off road Kalimantan untuk menyelamatkan orangutan sejak 2008.

APE Crusader merupakan salah satu Rapid Response Team yang dioperasikan COP selain APE Warrior dan APE Defender. Mereka bekerja di garis depan untuk menempuh resiko apapun untuk menghentikan kejahatan dan kekejaman terhadap orangutan. Bersama dengan masyarakat setempat, mereka bekerja bersama melawan perusahan – perusahaan perusak hutan.

Bersama dengan petugas Kementerian Kehutanan, mereka menyelamatkan orangutan yang sedang terancam oleh pembabatan hutan atau mengevakuasi mereka dari kepemilikan illegal. Mereka kadang – kadang juga berada di belakang garis musuh untuk menyelidiki dan mendokumentasikan kejahatan terhadap orangutan dan habitatnya. Bukti – bukti tersebut kemudian diserahkan ke penegak hukum.

Hardi Baktiantoro, Direktur COP memberikan pernyataan sebagai berikut:

“Kami beraksi, bukan sekedar menyaksikan apa yang sedang terjadi. Orangutan membutuhkan kita untuk bekerja cepat dan tepat. Penundaan haruslah dipandang sebagai sebuah kesalahan, karena akan berakibat pada kematian orangutan atau penderitaan yang lebih buruk. Saya tidak tahu, apa yang harus disampaikan pada generasi mendatang jika kita hanya berada di lokasi, hanya menyaksikan dan tidak melakukan tindakan apapun?”

“APE Crusader telah menempuh perjalanan panjang, dari ujung Utara Kalimantan Timur, terus ke Selatan menyusuri Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah hingga ujung Utara Kalimantan Barat. Bukan hanya orangutan yang terselamatkan tetapi juga binatang lain dan juga manusia yang diperbudak oleh perusahaan kelapa sawit. Kami mengucapkan terima kasih kepada Orangutan Appeal UK yang telah mensponsori APE Crusader dan APE Defender.”

Kecepatan dan kecepatan mereka dalam beraksi telah menginspirasi Sean Whyte, seorang aktivis konservasi alam dari Nature Alert untuk menuliskan kesaksiannya dalam buku yang berjudul The APE Crusaders. Gerak cepat dari tim – tim lapangan COP tersebut telah membawa pengakuan dunia internasional. Pada Juni 2011, COP mendapatkan penghargaan “The Asia Animals Welfare / The Andrews Awards” dengan kategori sebagai The Most Outstanding Contribution by Young Activist.

Untuk informasi lebih lanjut dan wawancara, harap menghubungi: Hardi Baktiantoro, Direktur Eksekutif COP. Email: orangutanborneo@mac.com. Telepon: 08121154911.